Suara.com - Kiki Taher, pencetus tagline 'Jokowi Adalah Kita' pada Pilpres 2014 lalu, kini ditunjuk menggawangi tim media pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Kiki Taher dipercaya sebagai Direktur Informasi dan Publikasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, demikian siaran pers seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Sabtu (22/9/2018).
Ini menjadi peningkatan 'karier' bagi Kiki Taher karena pada Pilpres 2014, ia hanya berstatus anggota dari tim media yang diketuai Saur Hutabarat.
Pria kelahiran Sukabumi 46 tahun lalu itu saat ini juga tercatat sebagai caleg DPR RI dari PDIP untuk Dapil Jabar IV (Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi).
Terkait dengan tagline "Jokowi Adalah Kita" yang populer pada Pilpres 2014, Kiki Taher menjelaskan, bahwa tagline itu merupakan bagian dari strategi besar kampanye saat itu.
"Pada 2014, Pak Jokowi meminta strategi kampanye. Beliau bilang sudah melihat empat sampai lima strategi kampanye lain, tapi tidak suka. Begitu melihat 'Jokowi Adalah Kita', Pak Jokowi langsung oke. Memang saat itu saya tidak punya opsi strategi lain," kata Kiki Taher.
Menurut Kiki Taher, tagline yang baik adalah yang tidak bisa digunakan oleh lawan. "Jokowi Adalah Kita", menurut dia, saat itu dipakai karena memenuhi syarat tagline yang baik.
"Jokowi Adalah Kita" adalah gagasan yang terinspirasi dari kesederhanaan hidup Jokowi seperti kebanyakan orang Indonesia. Jokowi pun keturunan orang biasa, bukan keturunan atau berasal dari keluarga elite.
"Kalau 'adalah kita' ini dipakai Prabowo kan nggak nyambung karena kekitaan adalah milik Jokowi," ujar dia.
Baca Juga: 3 Gol Dianulir, Inter Menang Dramatis di Kandang Sampdoria
Untuk Pilpres 2019, timses Jokowi-Ma'ruf secara resmi belum meluncurkan tagline meski saat bertemu relawan dan saat mengambil nomor urut capres-cawapres, Jokowi mengucapkan kata "Indonesia Maju".
Berita Terkait
-
Kampanye di Jabar, Dedi Mulyadi akan Ajak Jokowi ke Rumah Janda
-
Fadli Zon Sebar Video Goyang Bebek PKI, Kubu Jokowi: Tak Asyik
-
Jokowi Resmikan Patung Garuda Wisnu Kencana, Kalahkan Liberty AS
-
Sikap Hormat Jokowi Disoal, Prabowo: Tak Masalah
-
Kiriman Telat, Jokowi Akui Pernah Utang Makan di Kantin UGM
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK