Suara.com - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sudah tidak memiliki izin tinggal di Arab Saudi, setelah izin tinggalnya kadaluwarsa. Wakil Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, Habib Rizieq ingin keluar dari Arab Saudi saat visa miliknya masih berlaku.
Menurut Fadli Zon, Habib Rizieq tidak melanggar aturan.
"Yang saya tahu sebelum habis Habib Rizieq mau keluar dan memperbaharui dan memang keluar dari sana jadi dia bukan orang yang mau overstay, dia memang mau keluar," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/9/2018).
Pernyataan Fadli diperkuat dengan temuannya bahwa tidak ada catatan kriminal atau masalah yang melibatkan Habib Rizieq selama tinggal di sana.
"Dari Kemendagri Arab Saudi saya lihat juga dokumennya, itu menyatakan tidak ada masalah," ujarnya.
Karena itulah kemudian Fadli mencurigai adanya intervensi yang dilakukan oleh pihak dalam negeri kepada instansi terkait di Arab Saudi agar mencegah Habib Rizieq ke luar dari Arab Saudi.
"Berarti yang ada masalah itu entah dari mana yang harus diselidiki, mungkin ada intervensi dari dalam negeri kita," pungkasnya.
Untuk diketahui, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Riyadh menyatakan pentolan FPI, Rizieq Shihab tak lagi punya izin tinggal di Arab Saudi. Visanya sudah habis masa berlaku dan tidak diperpanjang.
KBRI di Riyadh juga mengungkapkan kalau Rizieq Shihab sudah tidak memiliki izin tinggal di Kerajaan Arab Saudi (KAS). Menurutnya visa yang digunakan Rizieq Syihab telah melewati batas waktu yang ditentukan.
Baca Juga: Posisi Net Kewajiban Investasi Internasional Indonesia Menurun
Saat ini Rizieq Shihab hanya mempergunakan visa ziyarah tijariyyah (visa kunjungan bisnis) yang tidak bisa dipergunakan untuk kerja (not permitted to work). Visa bernomor 603723XXXX ini bersifat multiple (beberapa kali keluar masuk) dan berlaku satu tahun dengan izin tinggal 90 hari per entry.
Berita Terkait
-
Tak Mau Ada Spekulasi, BIN Minta Habib Rizieq Selesaikan Masalah
-
BIN Bantah Pengaruhi Arab Saudi untuk Cegah Habib Rizieq ke LN
-
Rizieq Shihab Tak Lagi Punya Izin Tinggal di Arab Saudi
-
Penjelasan KBRI Soal Kondisi Habib Rizieq di Arab Saudi
-
Pertama Kali, Arab Saudi Helat Tinju Dunia, Tanpa Ring Girls
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini