Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis menyatakan telah mengeluarkan maklumat terkait pengamanan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung mulai 6 Oktober 2018 mendatang. Maklumat itu telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto.
"Agar masyarakat Jakarta bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada tamu-tamu kita yang datang melaksanakan pertandingan Asian Para Games ini," kata Idham usai gelar apel pasukan pengamanan Asian Para Games di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).
Menurut Idham, isi dari maklumat itu di antaranya yakni warga Jakarta dilarang melaksanakan aksi unjuk rasa di depan umum selama berlangsungnya Asian Para Games. Hal itu agar situasi keamanan di Jakarta selama event olahraga yang dihadiri atlet disabilitas tetap kondusif.
"Itu sudah tertuang di dalam maklumat kita. Kita berharap Jakarta benar-benar jadi tuan rumah yang baik di dalam pelaksanaan Asian Para Games ini," kata dia.
Idham menyatakan telah menyiapkan 10.000 personel polisi yang akan menjaga selama berlangsungnya Asian Para Games. Sementara masih ada 3.000 personel cadangan untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang muncul saat pelaksaaan event olahraga terbesar di benua Asia itu.
Dia menambahkan, Polda Metro Jaya juga telah melaksanakan Operasi Cipta Kondisi selama satu bulan jelang pelaksanaan Asian Para Games. Dalam operasi itu, polisi telah menindak berbagai kasus tindak pidana yang terjadi di Jakarta.
"Saya kira teman-teman sudah dengar kemarin dari pak Wakapolri baik itu masalah teroris, narkoba, maupun kejahatan jalanan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Catat! Mulai Pekan Ini, Naik Transjakarta Gratis Selama APG
-
Asian Para Games, Transjakarta Sediakan 300 Bus Ramah Disabilitas
-
Apel Keamanan Asian Para Games, Menpora Ajak Teriakan Yel-yel Ini
-
Jokowi Minta Panitia Asian Para Games Berikan Pelayanan Terbaik
-
Beda Saat Asian Games, Jokowi Pakai Batik Lepas Atlet APG
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius