Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melepas kontingen Indonesia yang akan bertanding di ajang Asian Para Games 2018. Acara pelepasan dilakukan di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Ada yang sedikit berbeda dari tampilan Jokowi pada acara pelepasan ini, bila dibandingkan dengan saat acara pelepasan atlet Indonesia di Asian Games 2018, 8 Agustus lalu.
Pada acara pelepasan atlet Asian Games Indonesia yang juga digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jokowi hanya mengenakan kaos putih berlogo Asian Games 2018.
Sementara, dalam acara pelepasan atlet Asian Para Games Indonesia, Kepala Negara mengenakan pakaian batik lengan panjang.
Tidak seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan para atlet Asian Para Games 2018 yang mengenakan sweater berwarna merah kontingen tim Indonesia.
Jokowi pun menjelaskan alasannya mengenakan batik. Dia mengatakan sengaja mengenakan batik karena hari ini merupakan Hari Batik Nasional.
"Masa enggak tahu hari ini Hari Batik (Nasional)," kata Jokowi.
Selain Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari, juga mengenakan batik.
Untuk target di Asian Para Games 2018, pemerintah, kata Jokowi, menargetkan Indonesia masuk dalam jajaran 8 Besar klasemen perolehan medali. Dengan rincian harus memperoleh minimal 16 medali emas.
Baca Juga: Asian Para Games, Jokowi : Target 8 Besar, Meleset Boleh, Tapi...
"8 Besar meleset enggak apa-apa, (tapi melesetnya) ke-6 atau 5 (besar). Emas meleset enggak apa-apa, tapi 20 atau 30 (emas)," kata Jokowi.
Total kontingen Indonesia yang berpartisipasi di Asian Para Games 2018 sebanyak 425 orang, terdiri dari 300 atlet dan 125 ofisial.
Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Jakarta dari 6-13 Oktober 2018. Mempertandingkan 18 cabang olahraga, pesta olahraga atlet difabel terbesar se-Asia ini diikuti sekitar dua ribu lebih atlet dari 43 negara.
Tag
Berita Terkait
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia