Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai wacana pemotongan gaji untuk korban gempa di Palu dan Donggala sebagai sebuah kebijakan negara.
Oleh karena itu, jika wacana tersebut ingin direalisasikan, maka pelaksanaannya harus melalui Kementerian Keuangan untuk mengurus segala prosesnya sebagai bendahara negara.
Terkait ini, Fahri Hamzah mengaku menyambut baik wacana tersebut untuk menolong maysarakat yang membutuhkan. Hanya saja kata dia, untuk bisa berjalan ini harus melalui Kementerian Keuangan.
“Kalau mau (potong gaji), pemerintah melalui kemenkeu saja. Dipotongnya itu melalui kemenkeu. Kalau mau di jadikan policy negara harus melalui kementerian keuangan,” ujar Fahri Hamzah saat ditemui di kompleks DPR.
Soal dana sumbangan ini ditambahkan Fahri Hamzah, teman-teman dari DPR sudah membuat rekening khusus untuk bantuan korban gempa.
Namun, ditegaskan dia, bantuan ini sifatnya lebih kepada suka rela. Berbeda dengan pemotongan gaji yang harus melalui Kementerian Keuangan yang bisa dikategorikan sebagai sebuah keharusan.
“Jadi gini, ada publik, ada privat. Kalau dia dijadikan privat maka, itu sukarela lah menyumbang, mau melalui chanel mana itu hak masing-masing. Tapi, kalau mau dijadikan aturan publik, itu kemenkeu. Kan keputusan gaji kita akan dipotong. Maka kena semua. Silahkan,” kata dia. (Yatti Febriningsih)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar