Suara.com - Dilaporkan ke Polisi, Ratna Sarumpaet Siap Hadapi Partai Gerindra
Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin, santai menanggapi laporan Partai Gerindra di kepolisian terhadap kliennya atas dugaan menyebarkan berita bohong dan penyebaran informasi untuk menimbulkan kebencian.
Terkait laporan kasus itu, Insank mengakui Ratna siap menghadapi laporan Partai Gerindra. Namun, kekinian, kliennya sedang berkosentrasi atas penetapan tersangka yang lebih dulu dilakukan kepolisian.
"Sekarang Ibu Ratna Sarumpaet fokus ke proses hukum. Kalau mereka (Partai Gerindra) mau laporkan, dia siap menghadapinya," kata Insank di Polda Metro Jaya.
Insank menilai sangat wajar kalau ada pihak yang merasa dirugikan atas sandiwara penganiayaan Ratna Sarumpaet.
Namun, Insank mengakui masih menunggu proses penyelidikan dari polisi, apakah pelaporan terhadap Ratna yang dilakukan partai besutan Prabowo Subianto itu memenuhi unsur pidana atau tidak.
Sebelumnya, Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra DKI, Mohamad Taufiqurrahman melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Metro, Sabtu (6/10).
Dalam laporan bernomor LP/5381/X/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus, Ratna disangkakan melanggar Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi dan Eletronik dan Pasal 14 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Taufiqurrahman mengakui alasan membuat laporan itu supaya kasus penyebaran berita bohong yang dilakukan Ratna bisa terkuak seluruhnya.
Baca Juga: Kemendikbud Tolak Usulan Dibuat Kurikulum Tanggap Bencana
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat