Suara.com - Kebakaran kembali melanda hutan di lereng Gunung Merbabu, Minggu (14/10/2018). Kali ini kebakaran melanda hutan yang terletak di lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Kepala Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu, Edy Sutiyarto mengatakan, api mulai terlihat di jalur Thekelan, Gunung Merbabu, sekitar pukul 14.00 WIB. Kobaran api itu mulai meluas seiring hembusan angin ke arah barat.
“Hingga malam ini, api belum padam. Kebakaran meluas ke arah jalur pendakian Wekas,” ujar Edy saat dihubungi Semarangpos.com (jaringan Suara.com), Minggu malam.
Edy menyebutkan lebih dari 10 hektare lahan hutan di lereng Merbabu, Kecamatan Getasan, yang terbakar. Pihaknya saat ini dibantu warga, sukarelawan unsur SAR terus melakukan pemadaman api.
“Kita terus berupaya melakukan pemadaman. Selain itu, saya minta anak-anak tadi untuk mengamankan fasilitas yang ada. Semua unsur saat ini sudah bergerak,” imbuh Edy.
Edy mengaku belum tahu penyebab kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu itu. Kemungkinan besar kebakaran disebabkan ulah manusia.
Meski demikian, Edy menyatakan saat ini tidak ada pendaki di Gunung Merbabu. Jalur pendakian telah ditutup sejak Senin-Rabu (8-31/10/2018).
Baca Juga: Sutopo Purwo: Gunung Salak Tidak Meletus
Berita Terkait
-
FPI Kecele, Disangka Kegiatan LGBT Ternyata Acara K-Pop
-
Ngeri, Pekerja Karaoke di Semarang Rekam Aksi Bunuh di Instagram
-
Pasar Sederhana Kota Bandung Terbakar, 300 Kios Habis Dilalap Api
-
Pasar Sederhana Bandung Kebakaran, Api Cepat Merambat
-
Jajal Settingan Motor, Pemuda di Demak Hampir Terlindas Mobil
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS