Suara.com - Satu gigolo yang menjajakan diri kepada lelaki penyuka sesama jenis alias gay, ditangkap aparat Kepolisian resor Kota Barelang, Kepulauan Riau, Senin (22/10/2018).
Lelaki tersebut berinisial DV berusia 24 tahun, dan diketahui berasal dari Kerinci Provinsi Jambi.
Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, pihaknya mengintensifkan patroli siber di media sosial menyusul maraknya praktik prostitusi LGBT.
Salah satu sasaran patroli siber polisi adalah media sosial Twitter. Petugas menemukan sebuah akun mencurigakan yakni @pijatpriabatam.
Berdasarkan penelusuran, akun yang dimiliki DV ini memampang foto-foto vulgar sekaligus menawarkan layanan seks sejenis.
Polisi kemudian bergerak dan mendapati DV dengan seorang pria sedang berada di sebuah hotel pada 9 Oktober lalu.
"Mereka kami tangkap saat sedang bertransaksi," kata Hengki saat ekspose di Polresta Barelang, Senin (22/10/2016), seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com.
Sejumlah barang bukti diamankan antara lain satu KTP atas nama Dos Vromiza, kartu M-one hotel kamar 508, dua bungkus kondom merek Sutra kemasan kecil.
Tidak hanya itu, ada sejumlah alat kosmetik seperti botol minyak bayi merek Cussons Baby 100 ml, minyak rambut, dan Fair & Lovely yang juga ikut diamankan.
Baca Juga: Kubu Prabowo Mau Debat di Kampus, Bawaslu: Merujuk UU Nggak Boleh
"Ada juga 4 unit handphone dan pakaian. Beberapa helai uang kertas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu serta berbagai macam ATM," pungkas Hengki.
Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Homoseksual Batam Ditangkap, Polisi Amankan Kondom dan Pelumas”
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?