Suara.com - LBH Pusat HAM Islam Indonesia (Pushami) mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk membuat laporan. Laporan itu ditujukan kepada pihak Nahdlatul Ulama atau NU terkait pembakaran bendera berkalimat Tauhid di alun - alun Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Kelompok LBH Pushami datang sekitar pukul 13.25 menggunakan kemeja putih bercorak hijau. Tidak banyak yang pihak LBH PUSHAMI katakan pada media saat sampai di gedung Bareskrim Mabes Polri. Mereka langsung masuk kedalam ruang tempat pelayanan terpadu KKP untuk membuat laporan.
"Nanti saja ya habis kita buat laporan," ujar salah satu anggota LBH Pushami saat ditanya awak media di gedung Bareskrim Mabes Polri, Kamis (25/10/2018).
Dari undangan peliputan yang didapatkan Suara.com, LBH Pushami melaporkan pihak Nahdatul Ulama atau NU terkait pembakaran bendera bertuliskan Tauhid di alun - alun Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Mereka akan menjerat terlapor dengan beberapa pasal.
"LBH Pushami akan melaporkan tindakan pembakaran bendera berkalimat Tauhid tersebut terkait dugaan tindak pidana Ujaran Kebencian (UU ITE), Penodaan Agama (KUHP), dan pelanggaran atas UU Ormas," ujar pihak Pushami dalam undangan peliputan yang diterima Suara.com.
Pihak Pushami berharap laporanya bisa diterima polisi dan proses penyidikan dapat segera dimulai. Hingga saat ini, pihak PUSHAMI sedang menunggu di ruang tempat pelayanan terpadi KKP untuk membuat laporan.
Sebelumnya, telah beredar sebuah video berdurasi kurang lebih 3 menit yang menunjukan sekelompok anggota Banser NU membakar bendera bertulisan Tauhid berwarna hitam. Kejadian itu terjadi di Garut dan saat perayaan Hari Santri Nasional, Minggu, (21/10/2018).
Sebalum LBH Pushami, LBH Street Lawyers lebih dulu melaporkan Ketua GP Ansor Yaqut Colil ke Bareskrim pada Selasa (23/10/2018). Hari ini giliran LBH Pushami yang mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk membuat laporan.
Baca Juga: Merasa Kerja Tidak Produktif, Jangan-Jangan Anda Anemia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan
-
Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa