Indonesia berada di peringkat 7, di atas Belarusia, Sao Tome and Principe, dan Belize yang dipilih diperingkat 8, 9, dan 10.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengaku bangga dengan keberhasilan Indonesia.
“Terima kasih atas penghargaan sekaligus yang diumumkan pekan ini, 24 Oktober 2018. Pertama, masuk 10 besar negara terbaik untuk dikunjungi 2019 versi Lonely Planet. Media, dengan salah satu produk majalah terbarunya berjudul 'Best Travel 2019' itu menjadi #BestSeller dengan cover Pura Ulun Danu Bali, background kesejukan langit biru, pegunungan dan kabut putih. Serta kedamaian foto refleksi pura dari pantulan permukaan air. The best trends, destinations, journeys and experiencesfor the year ahead,” paparnya.
Menurutnya, capaian ini adalah prestasi baru yang semakin membanggakan.
“Semakin meyakinkan pilihan Presiden Jokowi menetapkan pariwisata sebagai sektor prioritas, selama 4 tahun berturut-turut itu sudah betul. Presiden memilih pariwisata sebagai core economy, DNA bangsa dan masa depan Indonesia itu semakin terkonfirmasi,” katanya.
Menpar menilai, bagi bangsa Indonesia prestasi ini memiliki makna 3C, calibration, confidence dan credibility.
“Keputusan Lonely Planet menempatkan Indonesia No 7 dari 10 top list itu sudah melalui proses calibration. Sudah ditera dan dikurasi dengan standar kriteria dunia, yang sama untuk semua destinasi dan negara di seluruh dunia. Media yang sudah lahir sejak 1973, dan memiliki TV Channel sejak 1994, dan tahun ini genap 45 tahun itu pasti menjaga reputasinya sebagai media pariwisata dunia,” jelasnya
Sedangkan untuk confidence, sebuah penghargaan menaikkan pede Bangsa Indonesia, kepercayaan diri, sebagai bangsa pemenang.
“Kita bukan bangsa pecundang. Ini juga mengkonfirmasi bahwa Natural Resources dan Cultural Resources kita memang selalu top 20 dunia, versi TTCI Travel Tourism Competitiveness Index dari World Economic Forum (WEF),” paparnya.
Penghargaan itu secara eksternal akan menaikkan kredibilitas di mata bangsa-bangsa lain di seluruh dunia. Dalam bahasa marketing, reputasi ini akan membuat customers, wisman, semakin yakin, bahwa Indonesia memang keren.
Baca Juga: Kemenpar Minta Media Sebarkan Optimisme Pariwisata Indonesia
Berita Terkait
-
Indonesia Tourism Xchange 2026, Forum Baru untuk Membaca Masa Depan Pariwisata Indonesia
-
Jakarta Bangun Ekosistem Wisata Terpadu: Satukan Kuliner, Pantai, dan Sejarah
-
Program Learning for Life, Upaya Kemenpar Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata
-
Ngobrol Santai Bareng Para Duta Besar, Menpar Bicara Peningkatan Turis dan Kualitas Pariwisata
-
Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang