Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggeledah ruang kerja Bupati Cirebon, Jawa Barat, Sunjaya Purwadisastra yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (24/10/2018). Petugas KPK mendatangi Kantor Bupati Cirebon, di Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 13.10 WIB.
Mereka datang dengan menggunakan empat mobil Kijang Innova yang berpelat H. Sesampainya di Kantor Bupati, mereka langsung menuju ruang kerja Bupati Cirebon yang terletak dilantai dua.
Beberapa menit kemudian sekitar pukul 13.45 WIB, seorang petugas turun dan membawa sebuah koper berwarna ungu, kemudian langsung masuk ke dalam mobil.
Tidak lama dari petugas yang pertama, selanjutnya seorang petugas kembali turun dengan membawa satu buah koper lagi berwarna biru.
Saat ditanya awak media apakah dari ruang kerja Bupati Cirebon, petugas itu mengiyakannya.
"Iya (dari ruang bupati)," kata petugas yang mengenakan baju batik biru.
Sampai saat ini, para petugas KPK itu belum semuanya meninggalkan Kantor Bupati Cirebon.
Sementara itu nampak beberapa petugas dari Kepolisian berjaga didepan pintu masuk Kantor Bupati Cirebon, mereka berjaga-jaga dan ada juga yang membawa senjata laras panjang. (Antara)
Baca Juga: Ditahan KPK, Bupati Cirebon Bantah Terima Suap Jual-Beli Jabatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan