Suara.com - Dua dari tiga jenazah penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang telah teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Kedua jenazah tersebut yakni, Candra Kirana (29) dan Hizkia Jorry Saroinsong (23) rencananya akan dibawa pulang oleh keluarga besok, Sabtu (3/11/2018).
Penyerahan jenazah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses penyerahan jenazah diawali pihak RS Bhayangkara Polri kepada Lion Air yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Kendati begitu, Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Divisi Humas Polri, Kombes Pol Sulistyo Pudjo mengungkapkan kedua jenazah tidak langsung dibawa oleh keluarga ke rumah duka masing-masing. Atas permintaan pihak keluarga jenazah Candra yang berasal dari Sumatera Selatan baru akan diterbangkan besok pagi.
“Tadi keluarganya minta besok, nanti pihak Lion yang mengatur keberangkatannya,” kata Pudjo di RS Bhayangjara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018) malam.
Sedangkan menurut Pudjo, jenazah Hizkia berdasarkan permintaan pihak keluarga akan terlebih dahulu dilakukan proses formalin. Setelah itu, jenazah juga baru akan dibawa ke rumah duka.
Adapun, satu jenazah atas nama Monni (41) yang juga telah teridentifikasi sampai saat ini belum diserahkan pada pihak keluarga. Menurut keterangan dari Wakil Kepala RS Bhayangkara Polri, Komisaris Besar Polisi Heriyanto menuturkan bahwa keluarga korban sedang tidak berada di sekitar rumah sakit untuk mengurus kepulangan jenazah.
“Sudah dihubungi, mungkin besok,” tutup Heriyanto.
Berita Terkait
-
6 Kantong Jenazah Korban Lion Air Tiba di Tanjung Priok
-
Ibrahim Sajak Bercerita yang Terjadi di Bawah Laut saat Evakuasi
-
Candra Kirana Korban Lion Air JT610 Dikenali lewat Sepatu Putih
-
Sehari, Tim DVI Ungkap Lagi 3 Identitas Korban Lion Air JT 610
-
Roda Pesawat Lion Air JT 610 Ditemukan Dekat Black Box
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum