Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya membuat jalur perlintasan kereta Bogor-Sukabumi di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tertutup longsor.
Kepala Stasiun Sukabumi Heru Salam mengatakan peristiwa longsor itu terjadi di jalur lintasan kereta Bogor-Sukabumi Kilometer 19 antara Stasiun Cigombong dengan Stasiun Cicurug sekitar pukul 13.35 WIB.
"Tebingan di samping jalur kereta longsor dan sempat menutup lintasan," kata Heru, Sabtu (10/11/2018).
Petugas PT KAI dan pihak terkait yang mengetahui hal itu langsung berupaya membersihkan material longsoran dari lintasan kereta. Tanah longsoran akhirnya dapat dibersihkan sekitar 2 jam kemudian.
"Longsor berhasil dibersihkan unit terkait pukul 15.00 WIB," jelas Heru.
Saat ini, jalur kereta sudah dapat digunakan kembali. Hanya saja, KA Pangrango dengan relasi Bogor-Sukabumi sempat tertahan di Stasiun Maseng dan mengalami keterlambatan jadwal pemberangkatan.
"Alhamdulillah sekarang sudah normal lagi. Tapi harusnya berangkat pukul 15.45 WIB dari Sukabumi, jadi berangkat pukul 17.10 WIB," tutup Heru.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Akbar Tandjung: Genderuwo dalam Istilah Jawa Gambarkan Ketakutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP