Suara.com - Kisah cinta kaum paria kerapkali lebih “hidup” ketimbang hikayat kaum kaya, setidaknya itulah yang ditunjukkan oleh Kasmonat, seorang kuli di Tuban, Jawa Timur.
Lelaki berusia 42 tahun warga Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban itu ditemukan tergeletak tak berdaya di pinggiran jalan sepi Jambon, Desa Sumurgung.
Ketika kali pertama ditemukan warga, Kamis (8/11) malam, Kasmonat mengakui dirinya menjadi korban begal.
Selain dikeroyok, Kasmonat mengakui uang Rp 3 juta di dalam dompetnya pun ikut digasak begal.
Belakangan, terungkap bahwa Kasmonat sebenarnya tidak dibegal. Ia berpura-pura menjadi korban pencurian dengan kekerasan tersebut hanya karena takut uang penghasilannya di dalam dompet diminta sang istri.
Kebohongan Kasmonat terbongkar setelah aparat Polres Tuban merasa ada kejanggalan dalam cerita lelaki yang mengakui dikeroyok 4 orang begal.
"Sejak awal kami sudah mencium adanya kejanggalan dari cerita pelaku, sehingga dilakukan pendalaman, dan hasil pemeriksaan medis pelaku juga tidak mengalami luka apa pun," terang Kapolsek Tuban Polres Tuban Ajun Komisaris Subagyo seperti dilaporkan Beritajatim.com, Minggu (11/11/2018).
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh anggota Polsek Kota Tuban itu, akhirnya diketahui Kasmonat membuat cerita bohong telah dikeroyok begal di jalanan sepi tersebut.
Kasmonat membuat cerita bohong yang sempat membuat warga resah itu karena takut uangnya diminta oleh istri.
Baca Juga: Masalah Teknis, Citilink QG 396 Jakarta - Pekanbaru Gagal Terbang
"Motifnya dari pelaku itu karena takut sama istrinya kalau uangnya diminta," tambahnya.
Sementara berdasarkan hasil pengakuan Kasmonat, petugas telah berhasil menemukan uang pelaku yang dikatakan hilang dibegal.
"Uang pelaku masih di dalam dompet dan disimpan dengan ditutupi batu di sekitar TKP. Uangnya di dalam dompet ada Rp 2 juta masih utuh. Rp 1 juta lainnya habis untuk dia bayar utang,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kasmonat (42) warga Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi tidak memakai baju dan mengaku telah dikeroyok begal.
Kasmonat yang ditemukan warga langsung di bawa ke rumah sakit dan warga lapor kepada pihak kepolisian.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul ”Takut Uang Diminta Istri, Pria ini Bikin Kabar Hoax Dikeroyok Dibegal”
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga