Suara.com - Sejumlah mobil dan sepeda motor ringsek ditabrak seorang ibu-ibu berusia 51 tahun bernama Tarinem, di Kediri Jawa Timur.
Belakangan diketahui, perempuan berusia 51 tahun warga Dusun Jeruk, Desa Tugurejo, Kediri, Jawa Timur, sedang belajar mengemudikan mobilnya, Minggu (11/11/2018).
Tarinem belajar mengemudikan mobil Toyota Calya. Namun, saat berada di depan kantor Polisi Subsektor Ngasem, ia kehilangan kendali sehingga menabrak mobil dan motor.
Berdasarkan informasi yang terhimpun Suara.com, Senin (12/11), Tarinem menabrak mobil Toyota All New Yaris bernomor polisi N 675 BX yang dikendarai Ahmad Dony Mutiara B, warga Jalan Masjid, Dusun Kerkep, Desa Kerkep Gurah.
Tak hanya itu, Tarinem juga menabrak Widya Hariyanto yang sedang duduk di atas sepeda motor Honda Revo bernopol AG 6558 FD dan tengah terparkir.
“Peristiwanya hari Minggu sore, sekitar pukul 17.05 WIB. Pelaku baru belajar menyetir mobil di seputaran Simpang Lima Gumul. Dia didampingi Agung Prihandono (50),” kata Kanit Laka Satlantas Polres Kediri Ipda Kevin Ibrahim dalam keterangan tertulis.
Setelah belajar menyetir mobil di kawasan Simpang Lima Gumul, Tarinem melaju ke arah terminal. Tapi, sesampainya di kawasan Simpang Tiga, persis di depan Mapolsek Ngasem, Tarinem panik dan salah injak pedal.
”Dia salah injak pedal. Maksud hati injak pedal rem, ternyata menginjak pedal gas. Mobilnya langsung menabrak mobil milik Agung yang tengah melintas dari arah Simpang 4 Dragon,” tuturnya.
Setelah menabrak mobil Agung, Tarinem juga tetap melaju kencang sehingga menabrak widya yang sedang asyik duduk di atas sepeda motor.
Baca Juga: Dikartu Merah Lawan Juventus, Higuain Minta Maaf
Mobil yang dikemudikan Tarinem baru berhenti setelah menabrak pagar depan Mapolsek.
Akibatnya, korban Widya patah kaki kanan serta memar pada dada. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri.
”Sementara mobil pelaku sudah kami amankan untuk keperluan penyelidikan,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender