Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menjadi inspektur upacara peringatan HUT Korps Brimob Polri ke-73. Upacara digelar di hanggar Gegana, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018).
Dalam amanatnya, Kapolri menyatakan bangga atas berbagai prestasi yang dicapai Brimob di usianya yang ke-73 tahun ini. Selain itu, Kapolri juga mengapresiasi Korps Brimob yang mampu bertahan hingga kurun waktu yang dinilainya cukup lama.
"Selaku pimpinan Polri saya merasa bangga dan berterima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh segenap jajaran Korps Brimob Polri ada beberapa hal yang membuat kebanggaan-kebanggan itu. Pertama adalah Korps Brimob Polri masih bisa survive dalam kurun waktu yang lama 73 tahun," tutur Tito Karnavian di HUT Korps Brimob Polri ke-73, Rabu (14/11/2018).
Selain itu, Kapolri mengatakan ke depan Korps Brimob akan menghadapi banyak tantangan dalam mengamankan beberapa kegiatan seperti peringatan akhir tahun dan Pemilu 2019.
Untuk itu Tito mengingatkan kepada jajaran Korps Brimob untuk terus siaga mempersiapkan diri dalam mengamankan daerah-daerah yang memiliki potensi tingkat kerawanan.
"Saya minta rekan-rekan untuk mempersiapkan diri saya minta betul kekuatan stand by harus siap di semua wilayah ketika terjadi suatu keadaan yang kontijensi memerlukan dukungan Brimob, Mako Brimob saya minta harus cepat untuk bisa di mobilisasi dikumpulkan untuk mengamankan daerah-daerah yang agak rawan baik dalam bentuk kerawanan konflik mungkin atau kerawanan demonstrasi," ucapnya.
Berkenaan dengan itu, Kapolri mengatakan bahwasannya keunggulan suatu pasukan ditentukan oleh intensitas latihan. Maka dari itu, Kapolri mengingatkan jajaran Korps Brimob untuk terus berlatih serta terus berinovasi dalam mengembangkan kemampuan.
Kendati begitu, Kapolri menambahkan meski Korps Brimob bernuansa militer, namun perlu juga melakukan pendekatan dengan masyarakat. Hal itu, untuk memberikan kesan yang baik di tengah masyarakat.
"Meskipun berwarna paramiliter saya minta jajaran Brimob juga tetap membawa nuansa pendekatan kepada masyarakat dalam kegiatan-kegiatan, dengan bersentuhan kepada publik dan masyarakat untuk memberikan kesan yang baik kepada masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan