Suara.com - Representatif Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste, Stephen Rudgard, mengapresiasi penghargaan yang diraih Kementerian Pertanian dalam ajang "Indonesian Awards 2018", sebagai penjaga ketahanan pangan nasional.
“Saya mengucapkan selamat atas capaian Kementerian Pertanian, yang mendapat pengharagaan Indonesian Award 2018, sebagai penjaga ketahanan pangan nasional. Itu adalah pengakuan penting atas capaian Anda sebagai Menteri Pertanian,” ujar Rudgard, dalam surat resminya kepada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Jakarta, Jumat (16/11/2018).
Rudgard mengakui dan menyatakan bangga atas berbagai upaya dan keberhasilan yang dicapai Kementerian Pertanian dalam mempromosikan ketahanan pangan nasional. Ia berkomitmen akan selalu berupaya mendukung tugas dan fungsi Kementerian Pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Saya pastikan FAO akan selalu membantu tugas Kementerian Pertanian dalam mencapai ketahanan pangan di Indonesia,” kata Rudgard lagi.
FAO merupakan salah satu lembaga khusus PBB yang fokus pada isu pangan, agrikultur, perikanan, kehutanan dan peningkatan produksi. FAO sangat fokus terhadap upaya-upaya eliminasi kelaparan pangan, menekan angka kemiskinan desa, menyediakan system pangan yang efisien, dan meningkatkan ketahanan pangan terhadap bencana alam.
Sebelumnya, Rugrad telah menyampaikan apresiasi secara langsung atas kemajuan dan keberhasilan sektor pertanian atas kepemimpinan Menteri Amran. Capaian yang sangat signifikan terlihat dari pengentasan kemiskinan di pedesaan.
Ia juga menyampaikan kekagumannya atas perkembangan pertanian yang sangat signifikan dalam hal peningkatan produksi dan volume ekspor berbagai komoditas pertanian strategis.
Berita Terkait
-
GKR Hemas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berdampak Nyata untuk Rakyat
-
Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?
-
LPDB-KUMKM dan ID FOOD Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Cegah Petani Jual Padi ke Tengkulak, Bulog Gercep Serap Gabah di Solo Raya
-
Cara Berdikari Jaga Stabilitas Harga Daging Demi Ketahanan Pangan Nasional
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran