Suara.com - Nissa Regina, salah satu tersangka pembunuhan sadis terhadap Ciktuti Iin Puspita mendapatkan perlakuan khusus dalam tahanan. Hal tersebut dikarenakan usianya masih 17 tahun.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Indra Jafar menerangkan, usia Nissa Regina yang masih belia juga menjadi pertimbangan pihaknya dalam melakukan pemeriksaan. Selain itu, Nissa Regina juga mendapat pendampingan saat menjalani pemeriksaan.
"Iya, orang di bawah umur itu perlakuannya khusus, penjaranya khusus, pemeriksaannya cepat dan ada pendampingan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dikonfirmasi, Senin (26/11/2018).
Diterangkan Indra, pihaknya kini tengah mendalami motif pembunuhan keji tersebut. Berdasarkan keterangan kedua tersangka, keduanya spontan membunuh pemandu karaoke berusia 22 tahun tersebut.
"Kita harus mengetahui jalan ceritanya seperti apa. Mulai ributnya seperti apa dari awal, sehingga kita menentukan apakah dia berencana melakukan pembunuhan atau memang spontan. Sementara ini kan spontan. Tapi, dugaan kita tetap masih Pasal 338 KUHP," jelasnya.
Untuk diketahui, Nissa Regina dan Yustian membunuh Iin Puspita yang jasadnya ditemukan dalam lemari di kos kawasan Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Selasa (20/11).
Kedua tersangka sempat melarikan diri, namun petugas Polres Merangin Jambi membantu penangkapan pada Selasa (20/11/2018) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya
-
Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!