Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan infrastruktur dasar di Kawasan Pantai Kita, Pantai Maju, dan Pantai Bersama rampung pada akhir 2018. Anies telah menunjuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menyelesaikannya.
Anies mengatakan, Jakpro mengemban tugas utama untuk membangun infrastruktur dasar, meliputi akses jalan.
Dengan adanya jalan yang memadai, maka warga akan mudah menjangkau lokasi ketiga kawasan pantai itu.
"Jakpro diminta untuk membuat infrastruktur dasar agar masyarakat sudah bisa ke sana. Saya sih ingin akhir tahun warga sudah bisa ke ujung-ujung pantai itu," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).
Anies menjelaskan, nantinya kawasan pantai itu menjadi kawasan yang terbuka bagi warga umum, tidak eksklusif. Ketiga pantai akan menjadi destinasi wisata baru bagi warga Jakarta.
Sebagai langkah awal, Anies meminta agar Jakpro segera membangun infrastruktur jalan sehingga bisa segera diakses.
Untuk pembangunan selanjutnya yang lebih masif, pihaknya masih menunggu hasil Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta.
"Kalau pembangunan jalan tidak perlu Raperda. Tidak ada pembangunan apapun yang masif di tempat itu sampai kita selesai dengan perencanaan RTRW kita," pungkas Anies.
Baca Juga: Duka 6 ABK Asal Indonesia yang Ditelantarkan di Senegal
Berita Terkait
-
Mau Hadiri Reuni Eks Demonstran Anti Ahok? Anies: Insya Allah
-
Tanah Longsor di Pasar Rebo, Anies: Kondisinya Terkendali
-
Nama Baru Pulau C, D, dan G Jadi Pantai Kita, Maju, Bersama
-
10 Gaya Seleb di Resepsi Pernikahan Baim Wong dan Paula Verhoeven
-
Takut Gagal, Pemprov DKI Rahasiakan Uji Coba Sumur Resapan Banjir
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
-
Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda
-
Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang
-
DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!
-
Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla