Suara.com - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menyiagakan 500 personel saat perhelatan reuni 212 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (2/12).
"Selain itu, sarana prasarana juga disiapkan yakni 10 unit truk sampah anorganik, kijang lintas 10 unit, road sweeper 10 unit, kantong plastik 10 ribu, sapu lidi dan pengki 300 unit dan enam bus toilet," kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, Jumat.
Dia mengharapkan agar reuni 212 tahun ini bisa mengulang suasana tertib dan nyaman seperti agenda yang lain, termasuk kedisiplinan massa yang terorganisir dalam mengumpulkan sampah dalam karung-karung, sehingga memudahkan petugas-petugas dalam penanganannya, katanya.
Selain itu, Dinas LH akan menyebar ratusan petugas baik di sekitar Mesjid Istiqlal, kawasan Medan Merdeka, Monas, Patung Tani dan depan Indosat, karena bersamaan dengan hari bebas kendaraan atau "Car Free Day".
"Saya juga libatkan perkuatan dari Sudin LH Jakbar dan Jaksel dan siagakan semua wilayah, karena peserta berdatangan dari semua wilayah meski fokus penanganan di sekitar Monas sampai dengan HI," kata Asnawa.
Menjelang aksi Reuni 212 bubar akan dilakukan gerakan "road sweeper" mobil penyapu jalan. Dia juga menghimbau agar pedagang- pedagang untuk menyediakan wadah sampah di sekitarnya termasuk sampah kotak box makanan, botol minuman agar tidak berserakan di sekitar parkir kendaraan.
"Persiapan akan mulai Sabtu sore hingga hari Minggu, Insya Allah peserta aksi akan menjaga kebersihan dan ketertiban bersama pasukan oranye Dinas LH," kata Asnawa. [Antara]
Berita Terkait
-
Massa Anti 212: Reuni 212 Jelmaan HTI, Mau Ganti Pancasila dengan Khilafah
-
Massa Penolak Reuni 212: Tauhid Adanya di Hati, Bukan di Bendera!
-
Anies Keluar! Jangan Izinkan 212, Memecah Belah Bangsa
-
PKS Serukan Seluruh Kadernya Serbu Monas untuk Ramaikan Reuni 212
-
Fahri Hamzah Minta Jokowi - Ma'ruf Minta Maaf dan Datang ke Reuni 212
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok