Suara.com - Musisi sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo memenuhi panggilan
Polrestabes Surabaya untuk diperiksa sebagai pelapor kasus dugaan persekusi saat deklarasi gerakan #2019GantiPresiden.
Terkait pemeriksaan itu, mantan suami Maia Estianti itu didampingi sejumlah orang.
"Tujuan saya ke sini terkait kasus laporan persekusi, jadi ini agenda pemeriksaan sebagai saksi pelapor," kata Dhani saat tiba di Polrestabes Surabaya, Jumat (30/11/2018).
Namun, Dhani masih merahasiakan identitas pihak yang dilaporkan dalam kasus tersebut. Dia hanya menyebut ada tiga orang yang dilaporkan terkait kasus persekusi.
"Ada, biar polisi saja yang menjelaskan nanti. Tiga orang dan kami punya fotonya, orangnya cukup terkenal di kalangannya sendiri. Kalau saya kan terkenal di seluruh Indonesia," tandasnya.
Diketahui, sejumlah orang melakukan aksi unjuk rasa ketika Dhani menginap Hotel Majapahit Surabaya pada Minggu (26/8/2018) lalu. Adanya aksi itu, Dhani tak bisa keluar hotel untuk mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan. (Beritajatim.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?
-
Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
-
Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan
-
Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional
-
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
-
Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan
-
Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial