Suara.com - Husein (56) salah satu korban yang tertimpa crane di kawasan Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat saat ini tinggal di rumah kontrakan. Rumah tersebut terletak di belakang kediaman Husein terimpa crane beberapa waktu lalu.
Suara.com pun sempat menyambangi rumah kontrakan yang ditempati. Namun dirinya menolak diwawancarai.
"Nggak, saya pusing. Nggak mau diwawancara," kata Husein dengan nada tinggi, Jumat (7/12/2018).
Nampaknya bukan hanya Husein yang terlihat tidak terima dengan kedatangan media. Salah satu warga yang juga saksi mata saat kejadian, Udin (49) mengeluhkan pemberitaan media. Beredar berita jika Husein minta ganti rugi ratusan juta terhadap kejadian jatuhnya crane di rumanya. Udin pun membantah soal pemberitaan tersebut.
"Yang minta ratusan juta itu mengada-ngada doang. Nggak," terangnya.
Tidak hanya itu. Udin membantah jika Husein marah - marah saat diwawancara oleh awak media kemarin sambil meminta ganti rugi.
"Kalau marah - marah nggak. Dia boro - boro ngomong penggantian. Dia saja merasakan badannya saja. Saya lihat pada kesakitan sampai nggak bisa ngomong," terangnya.
Sebelumnya, Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar menyebutkan inside jatuhnya crane di kali Item yang menimpa rumah warga itu terjadi setelah pekerja PT. Mardadu bernama Sajidin hendak mengoperasikan crane terkait pelebaran di kali tersebut. Namun, kata dia, tanah di pinggiran kali Item mengalami longsor yang menyebabkan crane tersebut terperosok.
Setelah crane terperosok ke dalam kali Item, besi yang dibawa crane pun jatuh menimpa sebuah rumah di Jalan Dakota Raya RT 1, RW 8, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Akibat insiden itu, tiga anggota keluarga pemilik rumah tersebut mengalami luka-luka.
Baca Juga: Crane Ambruk, Pemasangan Turap Beton Kali Sentiong Terhambat
Husein (56) mengalami luka robek pada wajah, dahi, punggung dan bahu. Istri Husein yang belum diketahui namanya pun pingsan akibat kejadian tersebut. Lilis (27) anak Husein mengalami luka di bagian kepala dan belakang tubuh.
Berita Terkait
-
Detik-detik Crane Jatuh di Kali Item yang Menimpa Satu Keluarga
-
Dinas SDA DKI Klaim Kali Item Tak Akan Bau Usai Normalisasi
-
Copot Kain Waring, Pemprov DKI Bangun Turap di Kali Item
-
Takut Kebanjiran, 15 Rumah di Bantaran Kali Item Digusur
-
Marak Aksi Pencurian Baut di Kali Item, Polisi Rutin Siaga Malam
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok