Suara.com - Seorang fotografer Denmark bernama Andreas Hvid memicu kemarahan publik Mesir, setelah mendaki puncak Piramida agung Giza dan berhubungan intim dengan perempuan di atasnya.
Aksi asusila tersebut direkam video amatir oleh Andreas Hvid dan sempat diunggah ke media sosial. Video itu sendiri telah dihapus setelah menimbulkan kemarahan dan dirinya dicari polisi Mesir.
Dikutip dari News.com.au, video berdurasi tiga menit tersebut menunjukkan Andreas Hvid dan perempuan mendaki piramida Giza yang masuk 7 Keajaiban Dunia Kuno tersebut pada malam hari.
Ketika mereka mencapai puncak piramida, video menunjukkan perempuan itu melepas bajunya. Video itu terhenti saat keduanya berhubungan intim.
Video itu dibuat pada akhir November, tapi baru diunggah ke YouTube pada hari Rabu (5/12) pekan lalu.
"Pada akhir November 2018, seorang teman dan saya mendaki Piramida Agung Giza alias Khufu. Karena takut dikenali penjaga, aku tak merekam beberapa jam perjalanan ke atas puncak,” tulis Andreas Hvid sebagai keterangan video tersebut.
Tak hanya itu, laman media sosial Andreas Hvid juga menampilkan sejumlah foto bugil yang dipotret menghadap kota dan lanskap di seluruh dunia.
Menteri Peninggalan Purbakala Mesir Khaled Al Anani murka setelah mendapat informasi mengenai video tersebut. Ia juga meminta kejaksaan agung menginvestigasi serta menangkap Andreas Hvid.
“Video itu jelas-jelas melanggar nilai moralitas publik dan penghinaan terhadap kebudayaan Mesir,” tukasnya.
Baca Juga: Tewas Bersimbah Darah, Sarijan Diduga Dibunuh Usai Tahlilan
Sementara Direktur Jenderal Piramida Ahsraf Mohee mengatakan, perilaku Andreas Hvid terhadap peninggalan besejarah paling penting dunia tak bisa ditoleransi sehingga yang besangkutan harus dihukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi