Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menegaskan penyidik masih terus mengusut kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang diduga melibatkan pasangan suami-istri, Sjamsul Nursalim dan Itjih S. Nursalim. Kedua pasturi itu diketahui merupakan pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI)
Terkait kasus ini, penyidik KPK segera menjemput Sjamsul dan istrinya yang kini keberadaan telah di luar negeri untuk bisa diperiksa terkait kasus korupsi BLBI.
"Lagi jalan. Yang berada di luar ini lagi jalan. Kami mau coba," kata Saut, Selasa (11/12/2018).
Menurut Saut, KPK sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk bisa memanggil pasutri tersebut.
"Tentu (KBRI di Singapura ), itu termasuk diantara bagian kecil saja (startegi baru). Tapi sebenarnya kami mau coba bagaimana kami bisa bicara atau kepada pihak-pihak yang bisa kami panggil untuk diajak bicara," ungkap Saut
Namun, Saut belum bisa memastikan apakan Sjamsul Nursalim dan istrinya kini menetap di Singapura atau negara lain. Dia hanya menyampaikan, KPK terus melakukan upaya-upaya koordinasi ke negara lain termasuk Singapura untuk bisa mendapatkan keberadaan keduanya.
"Itu soal teknis. Apakah di sana (Singapura), atau panggil. Yang pasti kami koordinasi dengan otoritas setempat. Kami akan ketemu dengan otoritas setempat. Kami upayakan," tutup Saut
Terkait pengembangan kasus korupsi BLBI, penyidik KPK telah memeriksa sebanyak 26 saksi. Mereka terdiri dari unsur BPPN, Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan swasta.
Diketahui, majelis hakim telah memvonis Syafruddin Arsyad Temenggung 13 tahun penjara karena terbukti melakukan penghapusan piutang BDNI yang dimiliki Sjamsul Nursalim sehingga merugikan keuangan negara mencapai Rp 4,58 triliun. Selain itu, Syafruddin juga dikenakan denda sebesar Rp 700 juta subsider tiga bulan kurungan.
Baca Juga: Demi Kepuasan Pelanggan, Hotel Ini Lakukan Pelayanan Berbasis Teknologi
Dalam putusan hakim, Syafruddin disebut terbukti melakukan korupsi bersama dengan pihak lain yaitu Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Sjamsul Nursalim dan Itjih S Nursalim.
Tag
Berita Terkait
-
Berkas Rampung, Penyuap Bupati Nonaktif Cirebon Segera Disidangkan
-
DPR Digaji Berdasarkan Jumlah UU? Fadli Zon: Kami Bukan Perajin Sepatu
-
KPK Pasang Monumen Jam Waktu Pengingat untuk Jokowi Tuntaskan Kasus Novel
-
Usulan DPR Tak Perlu Digaji Diprotes, Wakil Ketua KPK Jawab Fadli Zon
-
Wakil Ketua KPK : Celah Praktik Korupsi di Pemda Masih Lebar
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek