News / Nasional
Rabu, 12 Desember 2018 | 17:51 WIB
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno enggan banyak mengomentari tantangan eks kader Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti kepada Capres Prabowo Subianto.

Mantan Ketua PSSI tersebut sebelumnya menantang Prabowo untuk menjadi imam salat dan membaca Al Fatihah, guna membuktikan keislamannya.

"Silakan masyarakat yang menilai sendiri, kami hanya akan berkomentar untuk hal-hal yang berkaitan dengan perekonomian," kata Sandiaga di Pasar Sunan Giri, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018).

Sandiaga mengungkapkan, dia dan Prabowo memusatkan pikiran untuk membenahi perekonomian saat berkampanye Pilpres 2019.

Untuk diketahui, La Nyalla sempat mengungkapkan alasan dirinya membelot ke kubu Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin saat bertemu Maruf Amin di kediaman Maruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2018).

Salah satu alasan yang membuatnya beralih mendukung Jokowi, menurutnya adalah faktor keislaman. La Nyalla mengaku meyakini keislaman Jokowi tak bisa lagi diragukan. Justru ia meminta keislaman Prabowo yang perlu diuji.

"Kalau soal Islam lebih hebat Pak Jokowi. Pak Jokowi berani memimpin salat. Pak Prabowo berani suruh memimpin salat? Enggak berani. Ayo kita uji keislamannya Pak Prabowo. Suruh Pak Prabowo baca Al Fatihah, Al-ikhlas, baca bacaan salat. Kita semua jadi saksi," kata La Nyalla.

Load More