Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU mengusulkan 14 tema dalam debat pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019. Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan usulan itu akan dibahas dalam rapat persiapan debat pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2019 yang digelar hari ini.
Arief mengatakan KPU telah mengusulkan 14 tema debat capres dan cawapres kepada perwakilan Tim Kampanye peserta Pilpres 2019. Selain itu, kata Arief masing-masing dari mereka juga diperkenankan mengusulkan tema debat nantinya.
"Kemarin KPU sudah mengusulkan 14 tema, tapi kan masing-masing bisa juga mengusulkan tema-tema," kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).
Ke-14 tema yang telah diusulkan KPU ke masing-masing Tim Kampanye paslon merupakan tema-tema yang relevan dengan situasi dan kondisi bangsa ini. Tema tersebut kata Arief di antaranya menyangkut persoalan ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), lingkungan hidup, serta pendidikan.
"Ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, HAM, lingkungan hidup, pendidikan, dan sebagainya," tutur Arief.
Selain itu, Arief mengungkapkan dalam rapat persiapan debat capres dan cawapres juga akan membahas terkait penetapan lokasi debat, panelis, dan moderator. Sebelumnya, kata Arief KPU sendiri telah menawarkan lima sesi debat capres-cawapres, yaitu 17 Januari 2019, 17 Februari 2019, 17 Maret 2019, 30 Maret 2019, dan 13 April 2019.
Sedangkan terkait dengan lokasi debat, KPU mengusulkan di dua lokasi, yakni Jakarta dan Surabaya.
"Jadi empat kali di Jakarta, satu kali di Surabaya. Tapi kan Minggu yang lalu kedua-duanya (tim kampanye paslon) menginginkan di Jakarta semua. Makanya kita akan putuskan hari ini," imbuhnya.
"Saya berharap hari ini juga kita bisa putuskan setidaknya untuk debat pertama. Karena direncanakan debat KPU akan diselenggarakan tanggal 17 Januari 2019," tutupnya.
Baca Juga: Persiapan Debat Jokowi - Prabowo, KPU Cari Panelis Independen
Untuk diketahui, dalam rapat persiapan debat pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2019 turut hadir Wakil Ketua Badan Pemenang Nasioanl (BPN) Prabowo - Sandiaga Uno Priyo Budi Santoso dan Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Aria Bima.
Hingga kekinian rapat tersebut masih berlangsung secara tertutup di ruang sidang lantai 2 Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan