Suara.com - Sejak tiga hari dinyatakan hilang setelah terjadi ledakan kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM), akhirnya, Zulman (35), operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) berhasil ditemukan tim Basarnas. Namun, Zulman ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Humas Kantor SAR Palembang Perry Irawan mengatakan, Zulman ditemukan mengapung di Sungai Musi kawasan 3-4 Ulu Palembang, Sumatera Selatan, sekitar 2 kilometer dari lokasi ledakan kapal pengangkut BBM.
"Hari ketiga, korban ditemukan tewas mengapung sekitar pukul 15.40 WIB, sekarang dalam perjalanan untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang," kata Irawan di Palembang, Sabtu (22/12/2018).
Irawan menyampaikan, jasad Zulman ditemukan setelah tim Basarnas memperluas pencarian hingga lima kilometer dari lokasi kejadian. Pencarian terhadap korban hilang pada Kamis (21/12/2018) kemarin dihentikan akibat cuaca buruk.
"Kemarin sempat terkendala hujan, saat malam pencarian dihentikan. Hari ini baru ditemukan," ujarnya.
Seperti diketahui, Kapal Jukung Mulya Jaya meledak usai membeli BBM di stasiun pengisian bahan bakar (SPBB) terapung di Sungai Musi Palembang, Kamis (20/12/2018) sore.
Kejadian itu juga membuat satu kapal jukung yang berada di sampingnya ikut terbakar, termasuk SPBU terapung yang menjadi tempat pengisian. Akibat ledakan itu, delapan orang mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Slankers dari Daerah Sudah Padati GBK
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh