Suara.com - Petugas Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menutup jalan layang atau flyover Rawa Buaya Cengkareng setiap pukul 06.00 WIB-20.00 WIB sejak Kamis (27/12/2018) ini. Penutupan sementara dilakukan selama 15 hari.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan penutupan flyover Rawa Buaya berlangsung hingga perbaikan retakan di jalan layang selesai.
"Diperkirakan, proses perbaikan berlangsung selama 15 hari sampai satu bulan maksimal selesai," kata Kombes Pol Yusuf.
Dirlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan selama perbaikan flyover Rawa Buaya berlangsung, akses masuk flyover Rawa Buaya ditutup.
"Jalan (masuk) flyover Rawa Buaya ditutup, kemudian yang dari tol Rawa Buaya ke luar menuju flyover, kita tutup dari jalan tol-nya," terang Yusuf.
Penutupan jalan dan pengalihan kendaraan itu, menurut Yusuf, dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas selama flyover Rawa Buaya diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Yusuf mengatakan Ditlantas Polda Metro Jaya sementara ini mengerahkan 15 anggota untuk mengatur arus lalu lintas selama flyover Rawa Buaya ditutup untuk diperbaiki.
Retakan cukup panjang terlihat di tengah flyover Rawa Buaya, Cengkareng pada Rabu (26/12/2018) malam. Sesaat setelah temuan itu dilaporkan, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi yang mengecek langsung ke lokasi pun memerintahkan agar jalan layang ditutup sementara untuk umum.
Sejak Rabu malam, retakan itu langsung ditangani Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VI Kementerian PUPR wilayah Jakarta Metro 1. (Antara)
Baca Juga: Menteri PUPR: Flyover Rawa Buaya Tidak Retak
Berita Terkait
-
Menteri PUPR: Flyover Rawa Buaya Tidak Retak
-
Kesaksian Warga : Sudah 2 Bulan Suara Patahan Flyover Rawa Buaya Terdengar
-
Alami Keretakan, Fly Over Rawa Buaya Ditutup Hingga 31 Desember 2018
-
Flyover Rawa Buaya Patah, Ini Daftar Pengalihan Lalu Lintasnya
-
Sambungan Flyover Rawa Buaya Patah, Kondisi Jalanan Turun 5 Sentimeter
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto