Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, turut angkat suara soal siapa yang berhak menyampaikan visi misi capres - cawapres pada 9 Januari mendatang. Sandiaga tegaskan kalau penyampaian visi dan misi harus dilakukan oleh capres - cawapres itu sendiri.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan bahwa format penyampaian visi dan misi akan disampaikan oleh masing-masing tim sukses. Berbeda dengan format KPU, Sandiaga malah ingin apabila masing-masing pasangan calon (paslon)lah yang seharusnya menyampaikan langsung kepada masyarakat.
"Saya dan Pak Prabowo berniat menyampaikan itu oleh kami sendiri. Kita harus yang bacakan sendiri. Ini adalah bentuk keseriusan Prabowo-Sandiaga, kita terus bacakan sendiri dari pasangan calonnya visi dan misinya," kata Sandiaga di Gedung Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2018) malam.
Menurutnya, pemaparan visi dan misi menjadi salah satu indikator penting bagi capres - cawapres sebelum masyarakat secara matang akan memilih siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Karena mengingat momen tersebut penting, Sandiaga ingin dirinya mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan visi dan misinya langsung kepada masyarakat, bukan diwakilkan oleh tim kampanye.
"Jadi bagi kami adalah satu hal yang sangat-sangat penting dan krusial buat kita menyampaikan sendiri dari mulut kita sendiri. Jadi jangan sampai dibacakan bukan pasangan calon. Kita sampaikan sejelas-jelasnya," pungkasnya.
Untuk diketahui, masing-masing tim kampanye paslon sepakat apabila penyampaian visi dan misi yang akan digelar pada 9 Januari mendatang disampaikan langsung oleh masing-masing paslon.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan pentingnya paslon menyampaikan langsung lantaran dapat memelihara originalitas dari visi dan misi itu sendiri.
"Tentu saja bapak Presiden (Jokowi) dan Ma'ruf Amin-lah yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang menyampaikan gagasan visi misi tersebut," ujar Hasto di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).
Hal yang sama diungkapkan oleh kubu Prabowo. Badan Pemenangan Nasional (BPN) sedari awal KPU menjadwalkan momen penyampaian visi dan misi sebelum sesi debat digelar, sudah memberikan usul agar paslonlah yang harus menyampaikan visi dan misi.
Baca Juga: KPU Minta Polisi Lacak Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!
-
Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!