Suara.com - EP (21), salah satu mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung diduga menjadi korban pelecehan. Tindak tak terpuji itu diduga lakukan seorang dosen kampus tersebut berinisial SH. Diduga aksi pelecehan itu, yakni SH meraba mulai dari wajah, payudara hingga bokong korban.
Terkait kasus pelecehan seksual itu, EP pun melaporkan dosen tersebut ke Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung. Laporan itu telah teregistrasi dengan Nomor LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT Polda Lampung.
Kasubdit IV Renakta Polda Lampung AKBP Ketut Seregi menyampaikan jika polisi telah menerima laporan tersebut. Dia juga memastikan akan menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan mahasiswa tersebut.
"Kayaknya lusa kemarin, dan Senin baru ada LP-nya, kami buat sprint lidik-nya," kata Ketut seperti dikutip Serujambi.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Dalam proses penyelidikan ini, polisi akan meminta keterangan EP selaku pelapor. Agenda pemeriksaan itu, kata dia untuk menguji keterangan dan barang bukti yang disampaikan kepada polisi.
"Ya biasalah, pelapor, nanti saksi yang mengetahui, syukur-syukur kalau ada yang melihat,” katanya.
Selain itu, Ketut menambahkan kemungkinan polisi juga akan melibatkan ahli agar bisa memeriksa alat bukti dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel