Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meluruskan terkait ucapannya soal membangun infrastruktur bisa dilakukan tanpa menggunakan utang. Ia menyebut tanpa utang yang dimaksud ialah tidak menggunakan dana yang bersumber utang negara.
"Tidak membebani utang pemerintah dan tidak membebani utang negara, tidak memakai APBN," kata Sandiaga di kawasan Meruya Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019) malam.
Sebelumnya Sandiaga mengatakan bisa membangun infrastruktur tanpa utang dibuktikan dengan keterlibatannya dalam pembangunan Tol Cipali - Palimanan 116 kilometer yang tidak menggunakan utang negara. Mantan Wagub DKI Jakarta ini menegaskan, pembangunan infrastruktur bisa dilakukan tanpa harus utang.
"Itu murni pendanaannya dari swasta. Public private partnership kemitraan pemerintahan dan badan usaha," kata dia.
Untuk diketahui, Sandiaga merupakan salah satu pemegang saham di proyek itu melalui PT Saratoga Investama Sedaya atau SRTG. Saratoga sendiri memiliki anak perusahaan PT Interra Indo Resources yang menguasai 45 persen saham PT Lintas Marga Sedaya, pemegang konsesi pembangunan dan pengelolaan jalan Tol Cikopo - Palimanan.
“Saya membangun tol Cikopo-Palimanan 116 kilometer tanpa utang. Pak Darmin (Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution) dan Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) mengakui itu,” kata Sandiaga saat berkampanye di Jalan Urip Sumoharjo, Surabaya, Selasa, (1/1/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana