Suara.com - Kepolisian Sektor Gayamsari Kota Semarang berhasil meringkus pelaku penembakan memakai airgun pada konter pulsa di Jalan Tambak Dalam Raya, Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.
Pelaku penembakan berinisial JDP merupakan seorang laki-laki. Ia ditangkap tak jauh dari lokasi penembakan selang satu jam seusai tim Inafis Polsek Gayamsari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin (7/1/2019).
Kendati telah ditangkap, polisi masih sulit mengorek keterangan lantaran pelaku selalu melenceng jawaban dari pertanyaan penyidikan.
Karenanya, polisi mengindikasi pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Polsek Gayamsari lantas membawa JDP ke Rumah Sakit Jiwa Dr Amino Gondohutomo Kota Semarang.
"Pelaku kami tangkap selang satu jam, dekat TKP. Pelaku dibawa ke RSJD dr Amino Gondohutomo pagi tadi," kata Kapolsek Gayamsari Kompol Wahyuni Sri Lestari, Selasa (8/1/2019).
Pemeriksaan kejiwaan dilakukan guna observasi, apakah JDP ada indikasi mengalami gangguan mental atau tidak.
Proses observasi di rumah sakit diperkirakan akan memakan waktu selama tiga minggu. Hasil observasi tersebut akan menjadi rujukan kelanjutan kasus tersebut.
"Jika rekomendasi observasi pelaku ini diindikasi ada gangguan kejiwaan, otomatis kasus ini tidak sampai ke ranah pengadilan, dan bebas. Jika tidak, proses akan lanjut proses hukum," tuturnya.
Pihaknya juga menyatakan, jika pelaku terbukti tidak mengidap gangguan kejiwaan, ia akan dijerat pasal 406 KUHP tentang perusakan dengan ancaman dua tahun delapan bulan kurungan.
Baca Juga: Gemes Manja, 5 Gaya Pacaran Julian Jacob dan Marion Jola
Sebelumnya, JDP melakukan penembakan secara memberondong menggunakan pistol jenis airgun pada konter pulsa dan telepon yang dijaga Yuli Artika, pada Senin (7/1/2019), sekitar pukul 09.00 WIB.
Motif penembakan sementara diduga karena dendam JDP karena surat cintanya tak terbalas oleh Yuli Artika. Dalam penangkapan polisi mengamankan sepucuk pistol air softgun beserta gotri peluru sebagai barang bukti.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba