Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menyangkal mengenal Bagus Bawana Putra, orang yang disebut-sebut sebagai biang hoaks surat suarau 7 kontainer dan kabarnya kini telah ditahan polisi.
Bagus, yang kabarnya telah ditangkap polisi di Bekasi, disebut menjabat sebagai Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo. Tetapi kabar ini ditepis oleh BPN.
Wakil Direktur Direktorat Relawan BPN, Yahdil Abdi Harahap memastikan tidak ada nama kelompok relawan Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo dalam daftarnya. Dirinya juga sempat heran dengan nama kelompok itu yang disebutnya aneh.
"Sudah kami cek tadi. Tidak ada nama kelompok relawan seperti itu. Namanya juga kok bombastis banget ya?" kata Yahdil kepada Suara.com, Selasa malam (8/1/2018).
Yahdil menjelaskan kalau kelompok relawan yang mendaftar ke BPN berjumlah sangat banyak, yakni sekitar 500 kelompok. Namun, pihaknya belum mengeluarkan surat sebagai keterangan resmi bagi kelompok-kelompok relawan yang mendaftar.
Kata Yahdil, surat sebagai tanda resmi itu akan diberikan setelah seluruh kelompok relawan itu berhasil melewati proses verifikasi.
"Sudah dibuat, tapi belum semuanya, karena sebagian masih dalam proses verifikasi, nanti akan diberikan secara bersamaan. Kami sangat hati-hati dalam hal ini," pungkasnya.
Polisi sendiri belum membuka identitas terduga pelaku penyebar hoaks suara suara tersebut.
"Tersangka berinisial B ditangkap Bekasi," singkat Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo kepada Suara.com, Selasa (8/1/2019).
Berita Terkait
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba