Suara.com - Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin M. Romahurmuziy mengungkapkan pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) membahas persoalan bangsa.
Romy juga mengatakan pertemuan tersebut sekaligus membahas ihwal persiapan debat Capres-Cawapres 17 Januari mendatang.
"Kita membahas sejumlah persoalan bangsa, terutama upaya untuk lebih mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat. Persiapan debat pertama juga dibahas," kata Romy saat dihubungi wartawan, Selasa (15/1/2019) malam.
Sementara itu, Wakil Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Raja Juli Antoni mengatakan kalau pertemuan tersebut sejatinya sudah rencanakan sejak Jumat (11/1) lalu. Adapun, Toni mengungkapkan kalau pertemuan tersebut dikoordinir oleh Anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Pramono Anung.
"Mas Pramono Anung yang mengkoordinasikan pertemuan. Awalnya dijadwal Jumat lalu. Tapi ada 3 ketum yang tidak bisa hadir termasuk Grace Natalie ketum PSI yang hadiri Festival 11 di Bandung. Alhamdulillah hari ini bisa ketemu semua," kata Toni saat dikonfirmasi.
Untuk diketahui, calon presiden petahana Joko Widodo menggelar pertemuan dengan sembilan Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pengusung Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Pertemuan tersebut dilakukan tertutup di Rumah Makan Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019) malam.
Adapun sembilan Ketum Partai Politik KIK yang hadir diantaranya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Selanjutnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum PSI Grace Natalie.
Selain Ketua Umum Partai Politik KIK, juga turut hadir Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Erick Thohir dan delapan Sekjen Partai Politik KIK.
Baca Juga: Ngabalin: Prabowo Ketiduran, Bangun Langsung Ngomong Tidak Benar
Berita Terkait
-
Endus Pelanggaran Pidato Visi Misi Capres, Bawaslu Terkendala KPU
-
Jelang Debat, Jokowi Ngopi Bareng Elite Partai Koalisi dan Megawati
-
Mensos Temui Jokowi di Istana Bahas Debat Pilpres 2019
-
Sebut Jokowi Bohong soal Asal SMA, Cewek Ini Rela Mati dan Masuk Neraka
-
Debat, Jokowi - Ma'ruf Bakal Tanyakan Penculikan Aktivis dan Korupsi PT DGI
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
Terkini
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!