Suara.com - Aksi seorang pria pelaku jambret berakhir tragis. Tak hanya ditangkap polisi, pelaku penjambretan itu juga harus menderita sakit karena habis dihajar massa usai kesasar masuk gang buntu.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (25/1/2019) di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Jambi di Jalan Zainir Haviz, Kotabaru, Kota Jambi yang berjarak sekitar 100 meter dari perempatan Tugu Keris Siginjai.
Beruntung, pelaku berhasil diselamatkan setelah sejumlah petugas Satpol PP dan polisi segera melakukan penanganan dan membawa pria tersebut ke pos penjagan di dekat lokasi kejadian.
Awalnya, warga dan para pegawai kantor di sekitar lokasi kejadian dikagetkan oleh teriakan wanita berboncengan sepeda motor yang berteriak "jambret...jambret" sembari mengejar seorang bersepeda motor matik.
Namun pelaku diduga tidak mengenali jalan di kawasan itu, ketika belok kiri tanpa disadarinya ia memakai jalur buntu dan memutar kembali ke lokasi kejadian yang saat itu telah banyak warga berkerumun. Akhirnya massa mengejar pria tersebut beramai-ramai.
Karena panik, sepeda motor yang ditumpangi pelaku menabrak kendaraan penjual cilok dan terhenti saat kendaraanya tersangkut di sebuah minibus yang terparkir di depan Kantor DPRD Kota Jambi.
Kendati sudah terjatuh, pelaku kabur dengan cara berlari, namun dihadang oleh warga yang ada di depan kantor DPU Kota Jambi.
Pria itu tertangkap dan menjadi sasaran amuk massa. Selama lebih kurang tiga menit, pelaku menjadi sasaran pemukulan dan tendangan warga yang datang ke lokasi kejadian.
Kemarahan massa berhasil diredam setelah sejumlah petugas keamanan dan anggota kepolisian yang tengah bertugas di kawasan itu turun tangan mengamankan pria berhelm tersebut.
Baca Juga: Mardani: Prabowo Akan Tetapkan Pajak Lebih Rendah
Pelaku akhirnya diamankan ke Mapolsek Jelutung dengan menggunakan kendaraan patroli.
Diketahui, kejadian penjabretan ponsel yang digunakan sambil berkendaraan sepeda motor bukan sekali ini terjadi.
Harus jadi pelajaran juga bagi yang lainnya untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendaraan, selain membahayakan diri sendiri juga memancing orang yang berniat jahat untuk merampas ponsel.
"Karena modus jambret seperti ini bukan sekali ini saja terjadi," kata salah seorang petugas Satpol PP Kota Jambi di lokasi kejadian.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Siswa SMK di Jambi Tewas Gantung Diri, Diduga Trauma Usai Berkelahi
-
Keren, Para Off-roader Sumatra Bersaing Ketat di Jambi
-
Miris! Ibu Muda di Jambi Nekat Jual Ginjal untuk Hidupi 2 Anaknya
-
Zumi Zola Diberhentikan Sebagai Gubernur Jambi
-
Diduga Gelar Kampanye di SMA, Caleg PPP Terancam Penjara 2 Tahun
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!