Suara.com - Dinesh Kumar, warga India, mendadak tak bisa bernapas ketika bangun tidur pada hari Sabtu (26/1) akhir pekan lalu. Bau busuk menguasai kamar kontrakannya. Ternyata, terdapat mayat perempuan yang membusuk di kotak dalam kamar.
Belakangan diketahui, mayat perempuan tersebut adalah Babitha, istri dari sopir Dinesh bernama Rajesh Kumar.
Diduga, Rajesh membunuh Babitha lima hari sebelumnya, dan menyembunyikan mayat di kamar sang bos untuk menghilangkan jejak.
Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan Dinesh—pengusaha perkebunan teh—di Sektor 46 Jal Vihar. Lima hari sebelumnya, Senin (21/1), Babhita sudah dinyatakan hilang oleh orangtuanya.
“Aku tak menyadari ada mayat di dalam kotak bawah tempat tidurku. Hari Sabtu lalu baru terungkap, karena saat terbangun aku tak bisa bernapas saking baunya,” tutur Dinesh seperti diberitakan Hindustan Times, Selasa (29/1/2019).
Ia menceritakan, dirinya datang dari Narnaul ke Jal Vihar pada hari Senin (21/1) untuk mengurus bisnis teh.
Dinesh mengakui, pada hari kedatangannya sudah tercium bau busuk dari kamar. Tapi ia menduga bau tersebut akibat kurangnya ventilasi udara dalam kamar.
Selama lima hari berikutnya, Dinesh tetap merasakan bau tidak enak di kamarnya. Sabtu pagi barulah ia membongkar kamar tidurnya dan mendapati mayat dalam kotak.
Dinesh mengenai Babitha sebagai istri sang sopir, Rajesh Kumar. Ia lantas menghubungi polisi untuk melaporkan penemuan tersebut.
Baca Juga: Hadapi Timnas U-22, Bhayangkara FC Turunkan Skuat Inti
Jai Bhagwan, Inspektur Polisi Sektor 50, mengatakan perempuan berusia 30 tahun itu dibunuh oleh Rajesh Kumar.
“Berdasarkan keterangan Dinesh, sopinya, yakni Rajesh, sudah pergi bertepatan dengan hari estimasi Babhita terbunuh, Senin pekan lalu,” kata Jai.
Dugaan pembunuhan itu muncul setelah polisi mendapatkan keterangan dari ayah Babhita. Sang ayah langsung menyebut pembunuh putrinya adalah Rajesh.
Sebab, Babhita dan Rajesh yang baru menikah sejak 7 bulan lalu kerap bertengkar. Pertengkaran itu kerap terjadi karena Rajesh mencurigai Babhita berselingkuh. Pelaku juga sempat melarang Babhita untuk menggunakan ponsel saking cemburunya.
"Ayahnya bersaksi kali terakhir melihat korban pada Senin pagi, saat meniitipkan lima anaknya untuk diasuh. Saat itu sang ayah berpikir anaknya hendak menemani sang suami, yakni pelaku, untuk bepergian ke luar kota,” jelas Jai.
Berdasarkan keterangan sang ayah, Babhita memunyai 5 orang anak dari pernikahan sebelumnya. Babhita menceraikan suami pertama demi mengaruhi kehidupan rumah tangga bersama Rajesh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Cerita Ibu Buruh di May Day, Ajak Anak ke Tengah Aksi
-
Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!
-
Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!
-
'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling
-
Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!
-
Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen
-
Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza