Suara.com - Kasus pencurian di Bandara International Ngurah Rai Kuta kembali terjadi. Parahnya, pelaku pencurian itu diduga dilakukan seorang pilot maskapai Wings Air berinsial PS (21). Aksi pencurian itu terungkap setelah keberadaan PS terekam kamera pengawas atau CCTV sedang mencuri jam tangan merek Seiko di RKP Shop Inti Dufree Promosindo di lantai 2 Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Selasa (29/1/2019) malam.
Kasus pencurian itu berawal dari laporan dari pegawai staf Silver Wacth Jewelery Acesories dari Inti Dufree Promosindo bernama Wayan Asih. Pegawai itu melaporkan jika sebuah jam tangan merek Seiko warna hitam kombinasi orange seharga Rp 4,9 juta hilang di meja jualan . Dari laporan tersebut, pegawai lain bernama Gandi Saptana kemudian menuju lokasi dan mengecek kebenarannya.
"Setelah dicek ternyata benar, ada 1 jam tangan Seiko hilang," katanya seperti dikutip Beritabali.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Setelah menerima laporan pencurian, saksi Gandi lalu berkoordinasi dengan security Bandara, yakni I Gede Eka Putra untuk mengecek CCTV yang terpasang di toko tersebut. Dari hasil rekaman CCTV, terekam seorang lelaki sedang mengambil jam tangan Untuk mengetahui siapa pelakunya, IDP berkoordinasi dengan pihak AVSEC.
"Setelah diselidiki, pelaku pencurinya adalah seorang Pilot Wings Air," kata dia.
Setelah pelaku di balik aksi pencurian itu diketahui, pihak security Bandara berkoordinasi dengan perusahaan Lion Grup untuk melaporkan pilot yang merupakan warga asal Jakarta Barat itu ke kantor polisi di sekitar bandara. Atas perbuatannya itu, PS kini dikabarkan sudah ditangkap polisi untuk dilakukan pemeriksaan dalam kasus tersebut.
Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan mengaku masih mengecek terkait adanya penangkapan terhadap pilot Wings Air terkait kasus pencurian ke Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai. “Saya cek dulu,” tegasnya.
Sumber: Beritabali.com
Berita Terkait
-
Rumah Milyader Dibobol, Ribuan Uang Dolar sampai Jam Tangan Rp 4, 5 M Raib
-
Hanya Butuh 20 Menit, Begini Modus Pencurian Modul BTS Provider di Bogor
-
2 Pelaku Sindikat Pencurian BTS Provider Diciduk di Bogor
-
13 Kali Beraksi, Komplotan Ini Incar Motor Warga Pakai Mobil Omprengan
-
Pelarian Pencuri Hp dan Emas Berakhir Usai Dipancing Korbannya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek