Suara.com - Polisi akhirnya berhasil mengungkap komplotan maling yang menggunakan modus mobil angkutan omprengan berpelat hitam. Dengan menggunakan modus ini, tujuh pelaku yang ditangkap ternyata sudah bersaksi 13 kali seperti di kawasan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Mauk, Tangerang.
Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng mengatakan, pengungkapan kasus ini setelah polisi mendalami beberapa bukti termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari bukti yang didapatkan, petugas berhasil mengendus keberadaan para pelaku di sebuah rumah di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dari tujuh tersangka yang diringkus, satu diantaranya seorang perempuan berinisial WS. Polisi juga terpaksa melumpuhkan Randi dan Sugino, dua pelaku dari komplotan itu lantaran dianggap melawaan saat ditangkap.
"Aksi mereka sudah sangat meresahkan masyarakat," kata Pius seperti dikutip Antara, Minggu (28/10/2019).
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menerangkan, dalam menjalankan aksinya para tersangka memakai mobil omprengan untuk berkeliling mencari mangsa dan kemudian memarkirkan tepat di depan rumah korban. "Para tersangka sudah saling berbagi tugas," ungkap Wasdar.
Para tersangka kemudian mengambil sepeda motor tersebut dan memasukkannya ke mobil lalu dibawa kabur. Dengan modus itu, kata Wasdar, para tersangka tidak akan dicurigai.
"Mereka dikira tuan rumah, ujarnya.
Dari penangkapan itu kata Wasdar, kepolisian berhasil mengamankan mobil yang digunakan tersangka saat beraksi. Sementara barang bukti hasil kejahatannya masih dalam pencarian lebih lanjut.
Baca Juga: Lawan Persidago, Luciano Sudah Pimpin Latihan Persipura Jayapura
Berita Terkait
-
Respons Tabloid Barokah Indonesia, Sandiaga: Masyarakat Bosan Pola Lama
-
Kelaparan dan Dihantui Korban, Otak Pembakar Janda Inah Akhirnya Menyerah
-
Setelah Hantam 3 Rumah dan Motor, Sopir Truk Ugal-ugalan Kabur
-
Perkosa Perempuan Difabel, Guru Honerer Ini Berakhir Dibui
-
Polisi dan Guru Goyang India, Siswa Dibuat Gemas Melihatnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan