Suara.com - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menilai, Kementerian Pemuda dan Olahraga kurang percaya diri alias pede menerapkan imbauan kepada pengunjung bioskop agar mau menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menikmati film.
Karena ketidakpercayaan diri tersebut, menurut Tulus, Kemenkominfo mencabut surat imbauan yang baru berusia dua hari tersebut. Padahal, sambung Tulus, konsep imbauan tersebut bagus untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.
"Kenapa Kemenpora enggak pede, kalau konsepnya bagus, ketimbang bioskop menayangkan iklan-iklan pemerintah," ujarnya saat dihubungi, Jumat (1/2/2019).
Sebelumnya, foto sepucuk surat berkop Kementerian Pemuda dan Olahraga serta diteken Menteri Imam Nahrawi , mengenai imbauan kepada pengunjung bioskop menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menikmati pemutaran film, membuat heboh publik.
Namun sebelum imbauan itu diterapkan, Kementerian Pemuda dan Olagraga mencabut imbauan nyanyikan Indonesia Raya sebelum nonton bioskop. Alasannya karena menimbulkan kegaduhan.
Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto menjelaskan, imbauan Menpora Imam Nahrawi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum menonton film dicabut karena menimbulkan kontroversi.
"Betul sudah dicabut," kata Gatot saat dihubungi, Jumat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente