Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menilai Menkominfo Rudiantara seperti anak kecil saat bertanya 'yang gaji ibu siapa' kepada salah satu pegawainya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya tidak mungkin sekelas menteri tidak mengetahui soal upah sampai harus bertanya kepada anak buahnya.
Titiek menilai kalau Menteri Rudiantara tidak harus sampai melontarkan pertanyaan 'yang gaji ibu siapa' sebagai imbas atas jawaban seorang ASN yang menyebut memilih nomor 'dua'. Pasalnya, pertanyaan itu justru memperlihatkan ketidakdewasaan dari seorang menteri.
"Masa sih selevel menteri nggak tahu yang gaji PNS itu siapa, kan gajinya dari uang rakyat dari pajak. Saya rasa itu tidak perlu diutarakan, ini menunjukkan kekanak-kanakan lah ya," kata Titiek di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).
Titiek enggan berkomentar apabila kejadian itu menjadi bukti adanya keberpihakan Rudiantara pada salah satu pasangan calon. Akan tetapi dirinya memastikan kepada aparat penegak hukum dan pengawas jalannya kampanye Pemilu 2019 untuk bisa bertindak adil.
"Kalau di tempat kita angkat tangan (jari) dua itu diproses, tapi kalau di tempat lain tidak diproses," ujarnya.
Dirinya mencontohkan dengan kasus yang menimpa Ahmad Dhani. Ahmad Dhani divonis 1 tahun 6 bulan atas kasus ujaran kebencian. Namun, di sisi lain saat pihak dari Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno melaporkan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kubu nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi, tidak ada satupun yang diselesaikan.
"Apa yang dia lakukan juga dilakukan oleh tim sebelah sana tapi kami adukan itu tidak diproses. Saya minta, saya mengimbau aparat bisa berbuat adil seadil-adilnya dalam negara hukum ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sekjen PAN Sebut Pernyataan Rudiantara Yang Gaji Ibu Siapa Menyesatkan
-
Soal Video Viral #YangGajiKamuSiapa?, Rudiantara Akhirnya Buka Suara
-
Di Semarang, Titiek Soeharto Disambut Yel 'Enak Jamanku Toh'
-
Prabowo "Ngerjain" Titiek Soeharto Nyanyi Lagu Mandarin
-
Hadiri Acara Gala Dinner, Prabowo Pakai Setelan Jas dan Dikalungi Bunga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik