Suara.com - Influescer Tim Kampanye Nasional atau TKN Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Budiman Sudjatmiko menilai pernyataan Rocky Gerung yang menyebut kitab suci adalah fiksi hanya sebatas retorika semata.
"Bagi saya dia tidak sedang filsfat, tapi menjual eceran-eceran, kutipan-kutipan. Retorika saja, filsafat bukan seperti itu," kata Budiman usai menghadiri acara 'Bedah Sosok Jokowi Menuju Cahaya', di Puri Begawan, Kota Bogor, Minggu (3/2/2019).
Menurutnya, filsafat merupakan perdebatan tentang substansi, logika hingga retorika. Ia menilai yang diungkapkan oleh Rocky Gerung itu hanya logika.
"Filsafat itu perdebatan tentang substansi, logicsampai retorika. Kan dia banyak bermain di logika dan retorika itu pun singkat-singkat. Padahal filsafat itu logika estetika, dan etik bukan sekedar logika, logika juga ada etik dan estetika," jelas Budiman Sudjatmiko.
Budiman Sudjatmiko pun menyebut Rocky Gerung dengan kaum sofis. Di mana, kaum tersebut hanya bermain dengan kata-kata untuk menaklukkan pendapat yang lebih benar.
"Ada dalam yunani, kaum sofis. Kaum yang suka bermain kata-kata, beretorika dan mengemasnya untuk menaklukan pendapat lain yang lebih benar. Tapi hanya bermain di level pada logika dan retorika kata-kata saja. Tidak masuk dalam substansi yang sifatnya lebih etis, lebih indah," ungkap Budiman Sudjatmiko.
Sebelumnya, Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung ke Bareksrim Mabes Polri karena diduga melakukan penodaan agama terkait pernyataannya yang menyebut bahwa kitab suci adalah fiksi.
Hal itu disampaikannya saat menjadi salah satu pembicara dalam acara gelar wicara di sebuah stasiun televisi swasta nasional pada 10 April 2018.
Rocky Gerung pun diduga telah melanggar Pasal Pasal 156 a KUHP tentang penodaan terhadap agama. Kekinian, kasus tersebut telah dilimpahkan Bareskrim ke Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Sebut Pelapor Dirinya Ingin Matikan Karakter
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Sebut Pelapor Dirinya Ingin Matikan Karakter
-
Rocky Gerung Sebut Pelapornya Gagal Memaknai Fiksi dan Fiktif
-
Rocky Gerung Diperiksa Polisi, Sandiaga: Beliau Bukan Anggota BPN
-
Pemanggilan Rocky Gerung, Haris Azhar: Kok Mau Dekat Pemilu Baru Diperiksa
-
Rocky Gerung Jelaskan Maksud Tak Siap Hadapi Pertanyaan Bodoh
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan
-
Viral Kasus Penjual Es Gabus: Polisi Bantah Ada Penganiayaan, Propam Tetap Lakukan Pemeriksaan
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
-
Di Depan DPR Kapolres Sleman Ngaku Dilema di Kasus Hogi Minaya: Hati Saya Seakan Terkapar
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Polisi Bakal Periksa Keluarga Lula Lahfah untuk Dalami Alasan Tolak Autopsi
-
Rahasia Gelap di Balik Kenyalnya Siomay Berbahan Ikan Sapu-Sapu, Seberapa Berbahaya?
-
Pratikno Masuk Jajaran Rumor Akan Kena Reshuffle, Upaya Prabowo Singkirkan Orang Jokowi?
-
Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid