Suara.com - Sumarno, sopir taksi Kosti mengalami aksi perampokan yang dilakukan dua pelaku yang diduga bermodus sebagai penumpang. Bahkan, saat dirampok, kedua pelaku yang terdiri dari perempuan dan lelaki itu menjerat leher korban dengan kabel. Selain itu, kedua tangan korban juga mengalami luka sayatan sebilah pisau lipat.
"Pelaku dua orang laki-laki dan perempuan di dalam taksi. Posisi perempuan di samping sopir. Sementara pelaku laki laki duduk di jok tengah mobil. Pelaku laki laki berperan menjerat leher korban dengan kabel dan menyanyat tangan korban dengan pisau," kata Wakapolsek Grogol, Iptu Mulyanta, Senin (4/2/2019).
Seperti dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, sopir itu membawa dua pelaku yang menyamar sebagai penumpang di belakang hotel Fave Solo Baru, Jawa Tengah pada Minggu (3/2/2019) malam.
Mulyanta, mengatakan aksi perampokan bermodus sebagai penumpang juga belum lama pernah terjadi. Kasus itu juga menimpa sopir taksi lain bernama Dwi Waluyo yang kala itu tengah mangkal di sekitar Bundaran Pandawa.
Kedua pelaku langsung melarikan diri setelah gagal merampas mobil taksi. Sementara korban dirawat di rumah sakit karena mengalami luka sayatan senjata tajam di dua tangannya.
Sumber: Solopos.com
Berita Terkait
-
Ada 12 Jahitan di Kepala Mahasiswa Ini Gara-gara Dikampak Perampok
-
Kerja 8 Tahun Jadi Sopir, Ruslan Nekat Rampok Rumah Majikan
-
Ganjaran Bagi 3 Perampok yang Tewaskan Wanita Renta di Medan
-
Pengin Punya Mobil Pribadi, Pedagang Durian Rampok Sopir GrabCar
-
Disantroni Saat Tidur di Bengkel, Dendi Dibacok Perampok Hingga Luka Parah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029