Saat sedang mengunjungi Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (2/2/2019), Jokowi kembali menyindir perihal prediksi Indonesia yang akan bubar dan punah pada 2030. Dalam sindirannya, Jokowi meminta agar orang yang mengatakan Indonesia akan punah tidak mengajak rakyat Idonesia lainnya untuk punah bersama.
“Masak ada yang bilang Indonesia bubar dan Indonesia punah? Ya bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ajak-ajak kita rakyat Indonesia,” ungkap Jokowi.
Dalam satu kesempatan, Prabowo sempat memprediksi Indonesia akan bubar pada 2030. Prabowo berdalih ucapannya itu ia ambil dari salah satu novel fiksi karya ahli intelegen strategis dunia yakni PW Singer dan August Cole berjudul ‘Ghost Fleet’.
4. Jangan Bandingkan Indonesia dengan Haiti
Jokowi tampak geram mngetahui Indonesia disamakan dengan Haiti, salah satu negara miskin di Benua Amerika. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan negara yang besar dan berbeda jauh dengan Haiti.
“Jadi jangan dibandingkan negara kita yang sudah masuk G20 dimasukkan dengan negara Haiti, Haiti. Ya kan? Negara Haiti. Ya, bagaimana kalau ekonom atau orang yang mengerti ekonomi makro, ngomong, ya senyum-senyum membandingkan, bukan apple to apple seperti itu,” kata Jokowi.
Pernyataan menyamakan Indonesia dengan Haiti disampaikan oleh Prabowo saat menghadiri acara pengajian di Gedung Pusat MTA, Solo pada Minggu (23/12/2018). Prabowo menilai angka kemiskinan di Indonesia sama dengan Haiti.
“Kita setingkat dengan negara miskin Afrika. Setelah 73 tahun merdeka, Indonesia setingkat Rwanda, Sierra Leone, Haiti, Chad dan pulau-pulau kecil yang tidak kita ketahui di mana letaknya,” kata Prabowo.
5. Timses Gunakan Propaganda Rusia
Baca Juga: Kampanye di Pati, Warga Bilang ke Sandiaga Uno Titip Salam untuk Jokowi
Terakhir, Jokowi kembali menyerang balik timses kubu lawannya. Di hadapan ribuan pendukungnya di pelataran Tugu Pahlawan, Surabaya, Sabtu (2/2/2019), Jokowi menyindir salah satu pasangan capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 telah menerapkan propaganda ala Rusia, yang menurutnya buruk.
"Problemnya, ada tim sukses yang menyiapkan sebuah propaganda Rusia. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan fitnah. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan dusta dan hoaks,” ungkap Jokowi.
Serangan Jokowi mengenai propaganda Rusia masuk setelah Prabowo melakukan pidato kebangsaan pada 14 Januari 2019. Bukan soal pidato yang dipermasalahkan, namun Prabowo terekam video berjalan dengan pria asing di arena pidato kebangsaan.
Lelaki asing itu diduga konsultan politik asal Amerika Serikat Rob Allyn, Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia, hingga pengusaha Rusia Ariel Israilov. Belakangan, Kedubes Rusia telah membantah pria tersebut merupakan pegawai mereka di Indonesia.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Minta Layanan Pertanahan Mulai Tahun Ini Berbasis Digital
-
JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon
-
Jadi Pengacara Ahmad Dhani, Farhat Abbas Tak Pusing Nasibnya di Kubu Jokowi
-
Mimpi Jokowi Tekan Ongkos Distribusi Logistik Lewat Trans Jawa, Nyatanya...
-
Orang Minang di Jakarta Targetkan Jokowi - Maruf Menang 55 Persen di Sumbar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan