Suara.com - Entah apa yang ada di pikiran Zainuddin (54) Kepala Dusun Tanodung Jaya, Desa Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep, Jawa Timur justru asik pesta sabu dengan ketiga warganya.
Ketiga warganya tersebut yakni, Wakid (42) warga Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk, Hairul Anam (40) warga Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan dan Abdullah (44) warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan.
“Ke empat tersangka itu ditangkap saat menggelar pesta sabu di rumah Wakid,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri.
Penangkapan itu berawal dari aduan masyarakat yang mencurigai aktivitas di rumah tersangka Wakid.
“Polisi langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka Wakid. Ternyata memang ada empat orang yang sedang pesta sabu di kamar tersangka,” ujar Heri.
Ditemukan lima kantong plastik klip kecil berisi sabu yang tergeletak di lantai. Ke lima paket sabu itu masing-masing dengan berat kotor 0,24 gram, 0,28 gram, 0,32 gram, 0,36 gram dan 0,40 gram. Sehingga total keseluruhan 1,6 gram.
“Selain itu, anggota juga menyita seperangkat alat hisap sabu di kamar tersangka berupa botol plastik yang ditutupnya ada dua lubang, kemudian 1 pipet kaca, 1 sendok sabu, dan 1 korek api,” ungkapnya.
Ke empat tersangka saat ini diamankan di Polres Sumenep, para tersangka bakal dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1), subsider pasal 132 ayat (1) tahun 2009 tentang narkotika.
Berita ini sebelumnya dimuat Beritajatim.com jaringan Suara.com dengan judul "Kepala Dusun Dibekuk Polisi saat Pesta Sabu"
Baca Juga: Tangkap Pengedar Narkoba ke Jupiter, Polisi Sita Sabu Seberat 28,9 Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang