Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam debat kedua Pilpres 2019 Jokowi akan tampil offensif jika diperlukan. Di mana dalam kondisi tertentu, Jokowi bisa saja tampil menyerang.
Menurut Hasto, dalam debat capres kedua kali ini, Jokowi akan lebih fokus pada gagasan dan visi misinya untuk lima tahun ke depan.
"Jadi nanti debatnya, ya akan melihat situasional yang berkembang. Kalau adem ayem ya ngapain harus ofensif. Tapi ini adalah debatnya Pak Jokowi. Tema itu adalah konsentrasi gagasan dan visi misi," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).
Terkait itu, Hasto menyatakan, pada dasarnya Jokowi selalu bersikap ofensif terhadap beberapa hal, khususnya menyangkut kepentingan negara. Hal itu, tidak lain sebagai bentuk ketegasan dari seorang pemimpin bangsa.
"Ketika membangun kedaulatan energi terkait dengan freeport, terkait di blok Mahakam kemudian blok Cepu juga kita kelola dengan baik dan blok Rokan, semua itu dengan semangat ketegasan, semangat ofensif untuk negara, kekayaan alam digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat," ujar Hasto.
Diketahui, debat capres kedua kali ini akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam. Debat ini akan dipandu oleh dua moderator yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.
Debat capres sesi kedua ini mengambil tema soal energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, pangan dan infrastruktur. Debat kali ini hanya diikuti oleh dua calon presiden Jokowi dan Prabowo Subianto saja.
Berita Terkait
-
3 Menteri Bidang Ekonomi Jokowi Akan Tonton Langsung Debat Pilpres Kedua
-
Jokowi Lari Pagi Sebelum Debat dengan Prabowo Malam Ini
-
TKN: Debat Kedua Jadi Refleksi Karakter Kepemimpinan Kedua Capres
-
Pendukung Jokowi - Maruf Amin Nobar Debat Capres di Parkir Timur Senayan
-
Prabowo Akan Salat Berjamaah dengan BPN sebelum Debat dengan Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik