Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU menambah jumlah penonton Debat Pilpres 2019 menjadi 600 orang. Penambahan jumlah penonton Debat Pilpres 2019 sebanyak 100 orang.
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan menjelaskan penambahan jumlah penonton Debat Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) malam ini dilakukan karena jumlah tamu Debat Pilpres 2019 bertambah.
"Pada debat pertama kapasitas ruangan hanya memungkinkan 500 undangan, sementara di sini luas, maka kuota tambah (menjadi) 600 orang," kata Wahyu Setiawan kepada wartawan di Holten Sultan Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Wahyu menjelaskan penambahan jumlah penonton Debat Pilpres 2019 juga dilakukan karena area Hotel Sultan mampu menampung penonton dibanding di Hotel Bidakara, 17 Januari 2019 lalu.
Wahyu mengatakan masing-masing kandidat capres mendapatkan kuota 140 orang. Sehingga total yang diakumulasi mencapai 280 orang tamu, ditambah 320 undangan KPU. Total keseluruhan menjadi 600 kursi.
"Masing-masing kandidat mendapat 140 undangan. Sisanya adalah undangan KPU," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari