Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU menjelaskan ada tiga metode pemilihan yang untuk para pemilih yang ada di luar negeri. Tiga metode itu yakni di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di KBRI, Kotak Suara Keliling (KSK) dan Kotak Pos.
Tiga metode itu difasilitasi oleh KBRI setempat dan KPU. Para pemilih pun bisa memilih salahsatu dari tiga metode tersebut. Hal itu dikatakan ketua KPU, Arief Budiman saat ditemui dalam acara Distribusi Perdana Logistik Pemilu Luar Negeri 2019 di Gudang logistik KPU di Komplek Pergudangan Zoodia, Jalan Husein Sastranegara No.1 Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2 2019).
"Kalau warga negaranya tinggal berdekatan dengan kantor KBRI, maka bisa gunakan TPS. Tetapi, kalau ada warga negara Indonesia yang tinggal di satu komunitas tertentu jauh dari kantor KBRI dia tidak bisa datang maka kita gunakan Kotak Suara Keliling," ujarnya.
KPU juga menfasilitasi para WNI yang tinggal di pelosok daerah negara lain. Para WNI yang tinggal dipelosok dikirmkan surat suara dengan Pos untuk dicoblos.
"Surat suara yang sudah dicoblos dikirimkan kembali ke Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) oleh pemilih. Kita siapkan amplopnya, perangkonya kita siapkan. Pokoknya dia tinggal buka, pilih, lalu ditutup lagi dan kirimkan," jelasnya.
Sebelummya, diketahui ada 2.058.191 pemilih yang berada di luar negeri. Total jumlah tersebut terdiri dari Pemilih laki-laki sebanyak 902.727 dan perempuan 1.155.464 jiwa. Lebih lanjut, jumlah TPS ada 783 KSK ada 2.345 dan kotak pos ada 429 di 130 negara atau Panitia Pemilih Luar Negeri (PPLN).
Logistik surat suara perdana didistribusikan ke luar negeri yakni ke Afrika dan Amerika Latin pada Minggu, 17 Februari 2019. Total sebanyak 18.268 surat suara yang terdiri dari pemilih presiden dan pemilihan legislatif sebanyau 9.134.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21