Suara.com - Warga dan pengguna jalan digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dalam kondisi gantung diri di kolong jembatan di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (19/2/2019) pagi. Mayat bernama Dian Anas Abidin (32) ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB.
Patra, salah satu warga setempat mengatakan masyarakat sekitar tidak ada yang mengenal sosok mayat laki-laki tersebut. Berdasarkan keterangan polisi, Anas merupakan warga Temanggung, Jawa Tengah.
"Orang-orang tidak ada yang kenal dengan mayat itu. Saya saja nggak kenal. Kata polisi dia (Anas) warga Temanggung," ujar Patra.
Menurut Patra, penemuan mayat di bawah jembatan tersebut bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pernah ditemukan mayat di dekat pohon kelapa tak jauh dari lokasi penemuan jasad Anas.
"Sebelumnya juga pernah, ada orang meninggal di dekat pohon kelapa. Katanya sih over dosis," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat tersebut ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB.
"Betul ada mayat gantung diri. Jenis kelaminnya laki-laki. Tadi laporannya ditemukan jam 07.30. di bawah jembatan. Tergsntung pake kain baju gitu lah," ujar Kapolsek Tebet, Kompol Eko Mulyadi saat dikonfirmasi wartawan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jasad lelaki itu bernama Dian Anas Abidin (32) asal Temanggung, Jawa Tengah.
Selain Kartu Tanda Pengenal, polisi menemukan surat tilang yang sudah dalam kondisi lusuh dan robek. Dugaan sementara, Anas murni bunuh diri lantaran polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh lelaki tersebut.
Baca Juga: Maruf Amin ke Sandiaga: Jangan Sungkan Berdebat dengan Kyai
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, murni gantung diri. Di celananya cuma ada KTP sama surat tilang saja. Surat tilangnya sudah lama. Sudah robek-robek," jelasnya.
Polisi telah membawa jasad Anas ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Hingga kini belum ada pihak keluarga yang mendatangi Polsek Tebet .
"Di bawa ke RSCM. Sampai kini, belum ada pihak keluarga yg ke Polsek Tebet," tutup Edi.
Berita Terkait
-
Tak Ada Garis Polisi di TKP Anas Gantung Diri di Bawah Jembatan di Tebet
-
Gantung Diri, Surat Wasiat Remaja ini Singgung Motor Yang Ditahan Polisi
-
Cuma Pakai Kancut, Mayat Lelaki Mengenaskan Ditemukan di Pelabuhan PLTU
-
Suami Larang Main Facebook, Istri Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
-
Sopir Bunuh Diri Karena Pinjaman Online, Satgas: Ini Jadi Pembelajaran
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset