Suara.com - Anggota Dewan Pertimbangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Fadli Zon meminta KPU untuk memeriksa kuping masing-masing pasangan calon yang akan mengikuti debat capres berikutnya.
Pernyatan Fadli terkait beradarnya isu Capres Jokowi menggunakak alat bantu canggih berupa earpiece yang digunakan saat debat kedua di Pilpres 2019.
"Mungkin debat yang selanjutnya harus diperiksa kuping masing masing dari calon. Periksa dulu kupingnya masing-masing, supaya jangan ada kecurangan kecurangan," ujarnya.
Sebelumnya sejumlah warganet menilai kebiasaan Jokowi memegang kuping dan pulpen dalam debat putaran kedua karena menggunakan alat bantu canggih. Jika benar, Fadli menyebut tindakan Jokowi merupakan sebuah kebohongan besar.
"kecurangan itu kan sama saja dengan nyontek kalau benar," lanjutnya.
Sebelumnya Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade meminta kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, untuk segera klarifikasi soal isu penggunaan earpiece saat menjalankan debat kedua. Pasalnya dirinya tidak menginginkan isu tersebut malah menjadi fitnah untuk Jokowi.
Menurut Andre, isu yang beredar di media sosial soal gerak-gerik Jokowi seolah-olah sedang mendengarkan bocoran menggunakan wireless earphone dan pulpen sebagai pengendali.
Di dalam media sosial beredar sebuah foto Jokowi pada saat debat menekan salah satu telinganya kemudian foto dirinya saat memegang pulpem pun beredar di media sosial.
Baca Juga: Prabowo Dianggap Tak Paham Unicorn, Puluhan Pemuda Demo di Patung Kuda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui