Suara.com - Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid menganggap Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi hanya berani menyinggung soal tanah ke Prabowo. Jokowi dianggap tidak berani mengungkapkan tanah milik rekan politiknya.
"Beliau (Jokowi) tidak berani membuka tanah-tanah yang berlipat kali lebih banyak yang dimiliki kroni-kroninya,” kata Hidayat saat diskusi di kantor Seknas Prabowo - Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).
Politikus PKS ini menganggap ribuan hektar tanah di Aceh Tengah dan Kalimantan Timur yang disebut Jokowi dimiliki Prabowo adalah salah, karena itu tanah Hak Guna Usaha atau HGU yang sah secara hukum.
Wakil Ketua MPR RI itu juga mempertanyakan maksud dari Jokowi mengungkit hal itu saat debat capres kedua padahal HGU itu tidak pernah bermasalah selama 4 tahun masa jabatan Presiden Jokowi.
"Kalau itu bermasalah, kenapa dari dulu enggak dianggap bermasalah. Kenapa dijadikan masalah ketika dalam perdebatan?" ujar Hidayat.
Hidayat enggan menyebut itu adalah serangan Jokowi terhadap pribadi Prabowo karena itu masih dalam ranah perdebatan. Dia hanya berharap Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum bisa memberikan penjelasan yang adil.
"Itu bagian dari perdebatan personal atau tidak, karena ini sudah dilaporkan kepada bawaslu ya silahkan bawaslu memberikan penjelasan itu personal atau tidak," jelasnya.
Seperti diketahui, pada saat debat capres kedua 17 Februari lalu, Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektar juga di Aceh Tengah 120.000 hektar.
Pernyataan Jokowi ini langsung dibantah oleh Prabowo yang mengatakan tanah tersebut adalah tanah Hak Guna Usaha yang bisa kapan pun dikembalikan ke negara
Baca Juga: Sempat Terlihat Cari Kepiting, Tabrani Tewas Kepala Putus di Dekat Sawah
Berita Terkait
-
JK Benarkan Prabowo Tak Mau Lahannya di Kaltim dan Aceh Jatuh ke Asing
-
Prabowo: Penahanan Ahmad Dhani Merupakan Dendam Politik
-
Prabowo Beli Lahan di Kaltim dan Aceh Seharga 150 Juta Dolar AS, Cash!
-
JK: Saya yang Kasih Lahan ke Prabowo
-
Jokowi Pernah Jadi Anak Buah Prabowo? PDIP: Pengalaman Kerja Jokowi Luas
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka
-
Setelah dari Aceh, Prabowo Buka Gerbang Istana Jakarta untuk Halalbihalal Rakyat di Hari Lebaran